Mengasah Rasa Percaya Diri Melalui Kisah Rochard Branson, Pemilik Virgin Group.

Ternyata, masih banyak teman-teman kita di luar sana yang belum memiliki tingkat kepercayaan diri yang baik. Berikut ini salah satu penyebab seseorang tidak bisa percaya diri karena:

1. Merasa tidak memiliki kemampuan, padahal kenyatannya kemampuan seseorang dapat dilatih dan dikembangkan.

2. Takut gagal.

3. Takut menerima kritikan dari orang lain. Padahal jika kita melihat dan menerima kritikan secara positif, kritikan ini akan membangun dan membuat diri menjadi lebih baik lagi.

4. Terlalu memikirkan omongan orang lain kepada kita.

5. Kurangnya bersosialisasi.

6. Selalu berfikiran yang negative.

7. Merasa minder.

8. Dan masih banyak lagi.

Yuk, saatnya berubah menjadi diri yang lebih baik lagi, salah satunya dengan memiliki rasa percaya diri. Banyak lho, manfaat yang bisa kita dapat jika memiliki rasa percaya diri yang baik, salah satunya seperti dibawah ini:

– Kita bisa menjadi diri sendiri.

Tidak melulu harus mengikuti orang lain, orang yang percaya diri lebih cenderung menunjukkan jati dirinya di hadapan publik. Hal ini sangat membantu kita dalam bersosialisasi di dalam masyarakat.

– Dapat membangkitkan rasa semangat.

Memiliki rasa semangat dapat membantu kita bangkit dari keadaan terpuruk. Rasa semangat juga akan membantu kita untuk mencapai cita-cita atau apapun yang kita mau dan juga akan membuat kita menjadi pribadi yang tidak gampang menyerah.

– Tidak takut mengalami kegagalan dalam hal apapun.

Kegagalan pasti selalu ada, tetapi hal ini tidak membuat kita merasa terpuruk karena rasa percaya diri yang besar. Ingat, kesuksesan pasti akan selalu dibarengi dengan kegagalan. Tinggal bagaimana kita memandang kegagalan itu sendiri.

– Dapat membangun relasi yang baik di dalam pertemanan maupun karir.

Kita cenderung lebih menyukai orang-orang yang memiliki tingkar rasa percaya diri karena mereka biasanya selalu menerbarkan aura yang postitif.

Berikut ini saya akan membahas kisah Richard Branson, yang memiliki rasa kepercayaan diri yang dapat kita contoh di kehidupan sehari-hari.

Dalam kisahnya yang banyak kita tahu sebagai: Penerbangan Anda Dibatalkan, Buatlah Maskapai Penerbangan.

Ketika Richard Branson dan isterinya yang sedang berlibur di Beef Island, salah satu pulau di gugusan kepulauan Virgin, ketika sudah bersiap-siap pulang ke Puerto Rico, tiba-tiba saja terdengar suara merdu dari pengeras suara bandara yang mengumumkan bahwa dengan alasan tertentu penerbangan ke Puerto Rico di batalkan.

Alih-alih mengikuti respon penumpang lain yang ‘protes’ sambil marah-marah, Richard Branson malah sibuk menelpon seseorang dengan wajah serius dan dahi berkerut yang menandakan dia sedang berfikir keras. Tidak lama berselang, Richard Branson berkeliling bandara sambil membawa sebuah papan yang bertuliskan : “Virgin Airways : $39 one trip to Puerto Rico” dan hanya dalam hitungan menit saja, semua kursi untuk pesawat sewaan yang di sewa Richard Branson seharga $2.000 ludes terjual.

Ketika mereka tiba di tujuan, seorang penumpang berkomentar, “Virgin Airways lumayan, cukup melakukan polesan sedikit pada pelayanannya dan anda bisa menjalankan bisinis penerbangan”.

Dari situlah muncul ide membuat maskapai penerbangan ‘Virgin Atlantic’ lahir dan saat ini virgin sudah mampu bersaing dengan maskapai penerbangan raksasa sekelas ‘British Airways’.

Padahal yang dilakukan Richard Branson bisa dikatakan sangat sederhana ternyata dapat menggenapkan 8 lini bisnis dalam Virgin Group yang dimilikinya dengan masing-masing lini bisnis beromset miliaran dollar.

Kesimpulan:

Dari kisah Richard Branson ini, hal positif yang dapat kita ambil adalah bagaimana kita bisa percaya diri dengan hal kecil yang akan kita lakukan. Richard dalam hal ini juga bisa membaca situasi yang ada, bagaimana caranya keluar dari masalah yang ada dengan baik. Hal kecil yang ia lakukan jika tidak di dasari dengan rasa percaya diri, maka tidak akan bisa membawanya menjadi seseorang yang sukses saat ini.

Rasa percaya diri seseorang pasti akan membawa seseorang tersebut untuk menjadi bermanfaat di kemudian hari. Dari hal ini kita dapat belajar bagaimana bergunanya rasa percaya diri yang dimiliki seseorang.

Tiger Woods: Kemampuan Diri Bisa Diasah Sejak Dini

Pastinya kita semua sudah mengetahui bahwa para para orang tua sering mengajak calon bayi mereka untuk berkomunikasi sejak dalam kandungan, meskipun respon yang diberikan bukan berupa suara tetapi hanya gerakan dari bayi yang ada di dalam kandungannya tersebut.

Sebagian para orang tua juga sudah mulai memperkenalkan musik-musik ataupun lantunan ayat al-quran sejak calon bayinya masih di dalam kandungan, karena para orang tua yakin bahwa yang mereka lakukan akan dimengerti dan disukai juga oleh calon bayi mereka.

Begitu juga dengan balita dan anak-anak, mereka mencoba meniru apapun yang dilakukan oleh orang tuanya. Seperti ucapan, perilaku, hobi, dll. Biasanya juga para orang tua mengajak anak-anak mereka untuk memiliki hobi, kesukaan mereka pada satu hal yang sama dari orang tuanya.

Anak-anak adalah peniru yang ulung. Mereka bisa meniru apapun yang dilakukan orang tuanya dengan mudah, maka kesempatan ini para orang tua mulai mengajarkan hal-hal yang baik dan mulai mengasah kemampuan anak-anaknya. Seperti mengajak anak-anaknya untuk menonton pertandingan sepak bola dan mendukung salah satu club kesukaan orang tuanya, maka sampai dewasa pun sang anak akan menyukai dan tetap melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh kedua orang tuanya semasa ia kecil, yaitu menonton dan mendukung club sepak bola yang sudah ia kenal sejak kecil.

Berikut ini saya akan membahas topic tentang Tiger Woods, yang mana berhubungan dengan penjelasan saya di atas:

Tiger Woods, seorang pemain golf terhebat di dunia karena di usianya yang ke 18 tahun sudah menjuarai menjadi pemenang teruda kejuaraan amatir Amerika Serikat dan menjadi juara termuda disana. Tiger Woods juga tercatat dalam sejarah sebagai pegolf termuda untuk menduduki posisi sebagai pemain golf nomor 1 dunia pada usia 22 tahun.

Saat Tiger masih bayi, ayahnya yang lulusan militer membuat sebuah driving range (tempat latihan memukul bola golf) di garasi rumah mereka, dimana setiap saat Tiger selalu diikut sertakan untuk menonton sang ayah memukul bola golf. Saat usianya baru berumur 9 bulan, sang ayah sengaja membuatkan stick (tongkat pemukul) golf dengan cara memotong sebuah stick sungguhan sesuai dengan ukuran Tiger kala itu. Sungguh mengejutkan, dalam tempo waktu yang relatif sangat singkat, bayi 9 bulan Tiger sudah dapat memukul bola dengan baik dan benar.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena seperti yang saya tulis diatas, di usia Tiger yang saat itu, mulai meniru perilaku orang tuanya. Apalagi jika sang anak juga diberikan kesempatan untuk mengasah kemampuannya, hal ini akan menjadikan si anak akan memiliki kemampuan yang tidak semua orang miliki.

Kemampuan ini tidak semata-mata langsung ada, tetapi melalui proses yang sangat panjang. Dari mulai meniru, lalu mencoba untuk melakukan, dan pastinya Tiger juga pernah mengalami banyak kegagalan, tetapi karena berlatih dan pecaya pada kemampuan dirinya sendiri, maka hal ini membuat ia menjadi pegolf hebat di dunia. Karena sejatinya, tidak ada kesuksesan tanpa adanya kegagalan yang menyertainya. Tinggal bagaimana kita yakin pada kemampuan diri sendiri dan tentunya rasa percaya diri.

kesimpulan:

Bayi dan anak-anak masih memiliki pemikiran yang jernis dan bersih, jika para orang tua bisa lebih peduli dan ingin memiliki anak yang suatu saat akan sukses, maka dari sini semuanya dimulai. Apapun yang dilakukan oleh anak-anak merupakan didikan dari para orang tuanya. Makanya banyak para orang tua yang mendaftarkan anak-anaknya ke tempat kursus, seperti kursus bermusik, olahraga dll. Mereka melakukan ini semua untuk mengasah kemampuan yang akan muncul karena adanya practice. Lihatlah bagaimana peran orang tua Tiger Woods dalam menumbuhkan kemampuan golf pada diri Tiger. Semuanya dilakukan bukan karena keinginan Tiger, tetapi orang tuanya lah yang mau Tiger memiliki kemampuan bermain golf karena golf merupakan olahraga kesukaan ayahnya. Tiger yang saat itu masih bayi, hanya bisa meniru perilaku sang ayah yang akhirnya bisa membawanya menjadi pemain golf terhebat di dunia. Ini semua tidak terlepas dari peran orang tuanya, maka bisa disimpulkam bahwa peran orang tua dan kemampuan diri sendiri sangat berhubungan.

Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Sejak Muda

Banyak anak-anak muda yang ingin memiliki usaha sendiri di usia muda tetapi banyak juga yang belum tahu bagaimana caranya membuat usaha yang ingin mereka buat. Sebelumnya, mari kita bahas lebih dulu apa itu kewirausahaan.

Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda menurut Peter F. Ducker.

Berbeda dengan wirausaha, wirausaha adalah sifat keberanian, keutamaan, keteladanan dalam mengambil resiko yang bersumber pada kemampuan sendiri.

Setelah kita tahu arti dari kewirausahaan itu sendiri, lalu bagaimana caranya menumbuhkan jiwa kewirausahaan tersebut?

Yang pertama kita harus kenali dulu potensi yang ada di diri kita, seperti skill dan minat. Misalnya, jika kita berminat di dalam bidang makanan, minimal skill yang harus kita punya adalah kita harus bisa masak.

Kedua, kita harus memiliki jiwa kreatifitas, inovatif, mandiri dan religius. Bisa dengan cara mau mencoba jenis makanan baru atau yang sudah kita tahu tetapi di modifikasi menjadi hal yang baru. Hal ini akan membuat jiwa kreatifitas kita akan semakin bertambah.

Ketiga, harus berpikir se-optimis mungkin. Jangan pernah beranggapan buruk, kita bisa saja gagal tetapi pasti aka nada masanya bisa berhasil. Karena kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.

Keempat, adalah kenali lingkungan bisnis yang akan kita jalanin. Kita harus tahu, banyak tidaknya peminat atau orang-orang yang menyukai produk serupa di pasaran dengan apa yang kita jual.

Kelima, bangun jaringan bisnis! Seperti memiliki media sosial untuk mempromosikan hasil usaha kita.

Dan yang terakhir, kita harus disiplin dan berkomitmen dalam bersikap. Ingat, jangan labil atau setengah-setengah dalam menjalankan usaha, kita harus serius jika ingin berhasil.

Mengenal Potensi diri

Potensi diri adalah kemampuan, kekuatan, kesanggupan atau dayayang terwujud maupun tidak terwujud, tetapi belum optimal.

Kreatifitas adalah proses imajinatif ditambah keahlian yang menghasilkan gagasan baru, unik, berbeda dari yang lain dan bermanfaat. Dengan kreatifitas ini, maka munculah inovasi yang baru.

Sedangkan inovasi adalah proses peng-aplikasian kreatifitas ke dalam kehidupan sehari-hari.

Religius adalah sebuah bentuk pengabdian manusia sebagai makhluk kepada sang pencipta. Nilai karakter religius adalah memiliki beberapa nilai yang mencerminkan dimensi hubungan manusia dengan Tuhan, sesame manusia dan alam semesta/

Menjadi wirausaha juga memerlukan motivasi? Berikut ini adalah beberapa hal yang dijadikan untuk memotivasi usaha:

  1. Kesempatan
  2. Keuntungan tidak terbatas
  3. Kemerdekaan dalam mengelola usaha
  4. Tantangan untuk pencapaian suatu hasil
  5. Dengan karakter: visioner, pejuang bisnis, amanah, jeli melihat peluang, kerja cerdas.

Apa saja upaya yang harus dilakukan dalam memulai usaha?

  1. Memillih topic bisnis dan target pasar yang spesifik yang sangat kuat terkait dengan alasan mengapa ingin menjadi wirausaha.
  2. Memiliki passion di bidang tertentu
  3. Memiliki tim yang handal sehingga dapat membantu jalannya usaha dengan baik
  4. Memiliki potensi mitra atau hubungan yang baik dengan partner usaha.

Model bisnis dan langkah-langkah yang harus dilakukan:

  1. Membuat produk (barang atau jasa) dengan kunci sukses factor berikut ini: unik, langka, dan yang paling penting adalah tidak mudah untuk ditiru oleh pesaing.
  2. Membuat produk dengan cara sederhana, dengan cara Amati; Tiru dan Modifikasi. Atau kreatif dan inovasi (menciptakan sesuatu yang baru). Bisa melihat di marketplace, google, youtube, dll untuk menemukan ide kreatifitas dan inovasi produk.
  3. Untuk saat ini, pilihlah produk yang dapat ber-adaptasi dengan new normal, yaitu melakukan yang lebih baik lagi dari sebelumnya, seperti teknologi di dalamnya, target pengguna, bentuk produk, hingga ide dasar.
  4. Amati perubahan dan identifikasi kebutuhan baru dengan melalui digital.

Tentukan target pasar penjualan dan kenali konsumennya!

Target market adalah sasaran konsumen yang membeli barang atau jasa dari jenis bisnis apa yang akan dijalani atau ditekuni. Pastikan barang atau jasa yang kamu jual sesuai dengan sasaran konsumen yang kamu tentukan. Dan jangan asal JUALAN.

Membangun networking dan kolaborasi atau kerjasama

Membangun networking untuk pertemanan atau ber-partner atau berkolaborasi dengan baik, karena pada dasarnya kegiatan bisnis itu tidak bisa sendiri. Milikilah minimal 5 orng yang bisa di ajak untuk berkolaborasi atau bekerja sama sejak awal.

Cara sederhana dalam membangun bisnis menjadi Reseller dan atau Dropshipper

Reseller adalah menjual produk dengan tetap menggunakan nama perusahaan dari produk berasal. Melakukan kerjasama dengan penjual pusat, biasanya mendapat harga khusus reseller dan menjual produk dengan harga yang sesuai dengan pusat.

Dropshipper adalah menjual barang yang di dapatkan dari penjual pusat maupun reseller. Kita tidak perlu melakukan packing produk, yang melakukan itu semua adalah penjual pusat maupun reseller. Kita hanya membayar sejumlah barang yang dipesan oleh pembeli di usaha kita.

Melangkahlah dengan cepat dan jangan tunda lagi!!!

Jika ingin memiliki usaha, jangan takut! Apalagi untuk memulai usaha, jangan takut mengambil resiko di awal.

Mulai melakukan usaha dan hal ini merupakan proses bisnis.

Hadapi tantangan dan resiko yang dipilih dengan semangat dan selalu berfikir positif. Ambilah pelajaran yang bisa kita gunakan untuk berkembang, jadikan proses ini sebagai upaya untuk maju dan berhasil.

Harus bersabar dan tidak ber-ekspektasi terlalu tinggi, di awal mungkin masih susah untuk mengenalkan produk dan menarik konsumen, tetapi itu semua akan menghasilkan hasil yang baik jika kita sabar dan konsisten. Karena itulah kunci keberhasilan usaha!

Bisnis Saya: Sunscreen!

Ide Bisnis

Produk Sunscreen Er’s Secret dibuat karena pentingnya penggunaan sunscreen bagi kulit kita. Saya sendiri sudah menggunakan sunscreen sejak duduk di bangku SMA, karena memang saya baru tahu pentingnya perlindungan kulit kita dari paparan sinar UVA & UVB yang berasal dari matahari di saat jam-jam tertentu.

Sampai sekarang, masih banyak sekali orang-orang yang belum ‘aware’ dengan pentingnya perlindungan bagi kulit jika terpapar sinar matahari jika terus-menerus yang akan mengakibatkan resiko yang tidak baik salah satunya adalah kulit menjadi Sunburn sampai muncul flek hitam di wajah dan akan mengganggu penampilan bagi para wanita.

Ternyata ada yang terlihat baik, tetapi sebenarnya jahat?

Yup! Jawabannya adalah matahari. Banyak sekali Vitamin yang terdapat pada sinar matahari yang baik untuk tubuh, tetapi sinar UVA & UVB yang juga terdapat di dalam sinar matahari tidak baik untuk tubuh.

UVA mampu menembus pakaian, awan, hingga kaca sekaligus meskipun kita berada di dalam ruangan tertutup. Berbeda dengan UVB, UVA mampu menembus jaringan kulit dermis kita. Jika kulit kita terus menerus terkena paparan sinar UVA, meskipun UVA tidak akan membuat kulit kita menjadi sunburn, tetapi dapat mengakibatkan anti-aging yang memang sudah terdapat di dalam kulit menjadi rusak / terganggu. Kalau anti-aging kulit kita tidak bekerja dengan baik, maka penyembuhan luka di wajah akan berlangsung lama. Seperti bekas jerawat yang akan sangat lama memudarnya. Sinar UVA juga akan menimbulkan flek hitam di kemudian hari di kulit wajah dan akan sangat mengganggu penampilan para wanita.

Maka dari itu meskipun kita sedang berada di dalam ruangan, kita harus tetap menggunakan Sunscreen atau Sunblock!

Sedangkan UVB bisa membuat kulit kita menjadi sunburn! Kulit kita bisa terlihat menjadi gelap / gosong hingga merah-merah dan terasa perih, biasanya hal ini di alami oleh seseorang yang terlalu lama berjemur di pantai atau terlalu lama berada di bawah paparan sinar matahari tanpa menggunakan Sunblocks di bagian tubuhnya seperti tangan, wajah, punggung, hingga kaki. Dan akan berdampak fatal hingga menimbulkan penyakit Melanoma jika tidak ditangani dengan baik.

Taaapiiiii, selain sinar UVA & UVB dari sinar matahari, ternyata blue light yang memang terdapat dimana saja, salah satunya ditimbulkan oleh cahaya ponsel kita juga memiliki pengaruh yang tidak baik, hampir sama seperti dampak yang ditimbulkan dari sinar UVA & UVB, lho.

Sunscreen memiliki 2 jenis yang sering kita temui, yaitu:

1. chemical sunscreen

Bahan-bahan yang biasanya terkandung di dalam produknya adalah:

  • Oxybenzone
  • Avobenzone
  • Octisalate
  • Homosalate
  • Octocrylene
  • Octinoxate

Butuh waktu 20 menit untuk sunscreen tipe ini bekerja dengan baik, jika kita baru saja menggunakan sunscreen tipe ini, sebaiknya jangan langsung keluar ruangan dulu ya. Karena bahan-bahan kimia yang ada di dalam kandungan sunscreen tersebut tidak ampuh untuk menahan sinar UVA & UVB jika kulit terpapar sinar matahari.

Bahan-bahan aktif di atas ini juga tidak ampuh dalam menahan sinar UVA & UVB sehingga sinar UVA bisa masuk sampai lapisan dermis kulit kita. Maka dari itu, lebih bijak lagi dalam membeli sunscreen yang banyak dijual di pasaran! Dan sebelum membeli produk sunscreen dan sunblock, kita harus tau bahan-bahan apa saja yang terdapat di dalam kandungannya! Jika produk sunscreen kalian memiliki satu hingga beberapa bahan-bahan aktif di atas, lebih baik tidak usah di gunakan lagi, karena percuma.. tidak akan memberikan pengaruh yang baik bagi kulit, malah sebaliknya.

2. mineral sunscreen

Bahan-bahan yang biasanya terkandung di dalam produknya adalah:

  • Zinc oxide
  • Titanium dioxide

Kedua kandunga ini mampu untuk menahan kulit terpapar sinar UVA & UVB sehingga kedua sinar tersebut tidak masuk kedalam lapisan dermis kulit kita! Dan juga akan memantulkan kedua sinar tersebut kembali.

Kedua bahan aktif ini banyak ditemui di berbagai jenis sunscreen dan sunblock yang banyak dijual di pasaran salah satunya adalah Sunscreen Er’s Secret.

Deskripsi Produk:

Sunscreen Er’s Secret memilki kandungan:

  • Titanium dioxide (mampu untuk menahan paparan sinar UVA & UVB)
  • Niacinamide (mampu untuk mencerahkan kulit)
  • Habbatu sauda (jintan hitam yang memiliki banyak manfaat alami bagi kesehatan tubuh)
  • Oatmilk (memiliki banyak manfaat alami bagi kesehatan tubuh)
  • Honey (madu juga memiliki banyak manfaat alami bagi kesehatan tubuh)

Kegunaan Sunscreen Er’s Secret:

  • Melindungi kulit dari paparan sinar UVA & UVB serta blue light
  • Mencegah kulit mengalami sunburn
  • Mencegah penuaan dini
  • Mencegah iritasi pada kulit

Produksi:

Proses produksinya bekerja sama dengan Produsen kosmetik yang memang sudah berpengalaman di dibidangnya dan sudah memiliki izin & paten resmi seperti BPOM, HALAL MUI, GMP, dan lainnya serta menggunakan bahan-bahan yang tidak berbahaya bagi kulit jika digunakan dalam jangka panjang.

Team:

Team Er’s Secret terdiri dari:

Saya sendiri sebagai owner bisnis yang saya buat.

Terdapat distributor produk sampai reseller yang tersebar di seluruh Indonesia.

Terdapat admin yang akan membantu dalam proses pemesanan hingga pen-distribusian produk.

Pemasaran:

Pemasarannya saat ini fokus melalui media social. Dengan melakukan endorse selebriti, agar semakin banyak orang yang tahu tentang produk yang saya jual. Sistem penjualan produk dibagi menjadi 3, yaitu melalu pusat (saya), distributor dan reseller.

Distributor dan masing-masing reseller melakukan pembelian produk dengan syarat minimal pcs yang berbeda dengan potongan harga yang berbeda juga sehingga akan saling menguntungkan.

Keuangan:

Di dalam masalah keuangan, di tahun-tahun pertama memang banyak mengeluarkan uang untuk jasa endorse dan untuk keberlangsungan daya jual produk saya. Tetapi di tahun-tahun berikutnya, pendapatannya juga sudah melebihi modal yang saya keluarkan sejauh ini, termasuk modal bagi distributor dan reseller produk saya.

Saya juga menargetkan distributor dan reseller untuk menjual produk misal 100 pcs dalam sebulan, dan akan mendapatkan rewards dan berkelipatan.

9 Tahap Membuat Model Bisnis

1. Customer Segments

Customers saya rata-rata adalah perempuan yang masih sekolah hingga yang sudah bekerja, dengan range umur 15-30 tahun. Produk yang saya jual juga bisa digunakan oleh semua kalangan, cowok dan cewek, dari umur 15-hingga berapapun. Tetapi produk saya memang paling banyak dibeli oleh para remaja.

2. Value Proposition

Saya menawarkan produk suncsreen untuk wajah dan untuk tubuh dengan kandungan yang berbeda. Dengan SPF tertinggi sekarang adalah 50+++ PA+++

3. Channels

Saya memasarkan produk saya melalui media sosial dengan berbagai platform e-commerce seperti shopee dan tokopedia.

Saya juga membuka distributor dan reseller untuk produk saya agar semakin dapat dijangkau di seluruh indonesia.

4. Customers Relationship

Saya menyediakan customers care dengan cara konsultasi online bagi customers yang masih bingung dengan produk yang saya jual. Saya juga memberikan informasi yang detail mengenai produk saya di platform e-commerce penjualan saya hingga para distributor dan reseller.

5. Revenue Streams

Pendapatan saya tentu saja berasal dari penjualan produk sunscreen yang saya buat dan promosikan.

6. Key Resource

Sumber daya yang dibutuhkan dalam produksi sunscreen tersebut adalah Titanium Dioxide, Niacinamide, Habbatus Sauda, Oats, Madu. Produsen kosmetik saya juga sudah memiliki para tenaga kerja yang berpengalaman dibidangnya, sedangkan saya hanya mengeluarka ide serta dana agar produk saya bisa dibuat dan dijual. Dan saya juga yang bertugas untuk mempromosikan produknya.

7. Key Activites

Saya melakukan packaging, branding dan pemasaran untuk produk saya karena saya bekerja sama dengan produsen kosmetik hanya sampai produk tersebut sudah di packing tetapi belum ada logo brand dan packaging kardus. Hanya menggunakan tube atau wadah yang memang sudah di sediakan oleh produsen kosmetik tersebut.

8. Key Partners

Saya bekerja sama dengan produsen kosmetik yang akan membuatkan saya produk yang memang saya inginkan melalui ide saya, para selebriti yang saya gunakan jasanya untuk mempromosikan produk saya, para distributor dan reseller yang juga telah membantu saya menjual produk saya, dan juga jasa pengiriman seperti JNE, JNT & Sicepat.

9. Cost Structure

Biaya yang saya keluarkan adalah:

1. biaya produksi sampai menjadi barang jadi

2. biaya packaging & branding (kardus packaging, sticker logo brand)

3. biaya pemasaran (endorse selebriti)

Menentukan Ide Bisnis Yang Sesuai Dengan Bisnis Yang Akan Kita Jalani

Banyaknya potensi sumber daya yang dimiliki Indonesia, dapat memudahkan kita untuk memilih jenis usaha yang akan kita mulai dari awal, tapi salah satu caranya adalah dengan melihat potensi usaha yang ada di daerah tempat kita tinggal atau berada di sekitar kita. Seperti pedagang soto daerah Bogor yang menamai soto mereka sebagai soto bogor, dan di daerah yang lain juga menyebut makanan tersebut dengan nama soto bogor.

Hal ini berkaitan dengan ide bisnis, banyak pertanyaan seputar ide bisnis. Salah satunya adalah;

“bagaimana saya menemukan ide bisnis yang tepat?”

Sebenarnya ide bisnis itu bisa ditemukan darimana saja, bisa melalui hobi; potensi dan permintaan yang paling banyak diminati di sekitar kita; bisa juga dari masalah yang kita hadapi sehari-hari, misalnya ide bisnis skincare yang sengaja kita buat sesuai dengan kondisi kulit kita, dan bisa juga digunakan oleh cewek-cewek diluaran sana.

Makanya, kita harus bisa memilih ide bisnis yang sesuai dengan keinginan bisnis yang akan kita jalani. Hal yang harus diingat adalah, buatlah bisnis yang sesuai dengan keahlian dan kesenangan diri kita sendiri, karena masing-masing orang punya kelebihan, kekurangan dan rejekinya masing-masing. Jangan terpaku juga dengan bisnis orang lain yang terlihat sukses, karena dibalik itu semua banyak kegagalan yang sudah mereka hadapi hingga menjadi sekarang ini, dan belum tentu juga bisnis kita akan sesukses mereka.

Lebih baik kita membuat inovasi yang lebih baik dari bisnis mereka, supaya bisnis kita juga punya ciri khasnya dan membuat orang-orang tertarik untuk mencoba memakai atau menggunakan bisnis yang kita buat.

Berikut beberapa ide dan peluang usaha yang bisa kita jadikan inspirasi usaha :

1. Bidang Industri Makanan dan Minuman

Sekarang ini, banyak sekali bisnis usaha yang bergerak dibidang makanan dan minuman kekinian, salah satunya adalah sate taichan, bakso aci dan makanan yang lagi hits lainnya serta terdapat juga banyaknya kedai kopi dengan nama-nama yang unik seperti janji jiwa, kopi kenangan, dll.

Kenapa banyak wirausahawan baru lebih menyukai memulai bisnis mereka pertama kali dibidang makanan dan minuman? Nah, jawabannya karena memang banyak sekali peminatnya dan memiliki pangsa pasar yang cukup luas dengan modal yang tidak terlalu banyak serta media promosi yang sekarang banyak sekali ragamnya dan terbilang mudah.

Biasanya mereka mempromosikan bisnis mereka di jaman sekarang dengan endorse foodvlogger instagram serta youtube. Hal ini dapat menjangkau semua kalangan masyarakat yang hampir sebagian memiliki akun instagram dan juga youtube.

Salah satu yang sudah kita tahu adalah bisnis sate taichan milik influencer terkenal Rachel Vennya yaitu Sate Taichan Goreng dan Sate Taichan yang dijual di Senayan.

2. Bidang Indsutri Rumahan

Dibidang industri home made atau rumahan yang sekarang banyak digemari oleh masyarakat adalah fudge brownies, banoffiee, kue-kue yang dijual per cup dengan toping yang menarik, dll.

Meskipun hanya bisa menjangkau daerah terdekat dari si pembuat kue rumahan ini, tetapi jenis makanan ini memang banyak digemari oleh masyarakat. Misal, sekarang bisa kita temui penjual  fudge brownies yang terdapat di setiap daerah di Indonesia.

Dengan adanya transportasi online serta jasa pengiriman yang kilat, sangat membantu dalam mendistribusikan makanan ini kepada pelanggan.

Sama seperti bidang industri makanan dan minuman, di jaman sekarang, para wirausahawan ini mempromosikan bisnisnya melalui media sosial karena mereka bisa mengeluarkan budget yang relatif murah untuk promosi dan bisa mendapatkan pelanggan dengan relatif banyak dalam waktu yang singkat dan signifikan juga penjualan mereka.

Salah satu contohnya adalah @fudgebrownies.bysalma

3. Bidang Industri Pakaian dan Perlengkapan Muslimah

Khususnya Indonesia, banyak sekali influencer terkenal yang menggunakan hijab. Hal ini membuat banyak wirausahawan baru memulai bisnis mereka dengan menjual kerudung dengan berbagai jenis model dan bahan yang berbeda, baju muslimah yang bisa digunakan untuk segala kondisi acara penting, dll.

Kerudung dengan model pashmina dengan banyaknya pilihan bahan yang tersedia, menjadi daya tarik para muslimah khususnya di Indonesia akhir-akhir ini. Omset penjualan dibidang inipun terbilang banyak, makanya tak jarang banyak sekali penjual kerudung yang menjual pashmina offline maupun online.

Sama seperti bidang industri makanan dan minuman, di jaman sekarang, para wirausahawan ini mempromosikan bisnisnya melalui media sosial karena mereka bisa mengeluarkan budget yang relatif murah untuk promosi dan bisa mendapatkan pelanggan dengan relatif banyak dalam waktu yang singkat dan signifikan juga penjualan mereka.

Salah satu dari banyaknya produsen hijab dan busana muslim adalah Lozy Hijab.

4. Industri Kosmetik

Skincare menjadi salah satu usaha yang banyak digandrungi para wirausahawan baru dibidang kosmetik.

Di jaman dahulu, para cewek-cewek yang ingin memiliki wajah putih, bersih, glowing mereka membuat ramuan skincare dari bahan-bahan alami yang memang terkenal dengan khasiatnya yang baik untuk kulit seperti bengkoang, kunyit, jeruk nipis, susu, dll.

Di jaman sekarang, karena masyarakatnya juga banyak yang ingin memiliki wajah putih, bersih, glowing secara instant, para wirausahawan yang memang berminat dan memiliki pengetahuan dan pengalaman untuk membuat skincare yang sekarang banyak ditambah bahan-bahan kimia untuk mempercepat proses untuk membuat kulit kita bisa terlihat cantik dalam kurun waktu yang singkat, bisa 2 minggu hingga paling lama hampir 3 bulan.

Tetapi, banyak juga produsen yang nakal dengan menambahan bahan kimia yang tidak baik untuk tubuh jika digunakan secara rutin seperti merkuri, hidroquinon, steroid, dll. Karena banyaknya kecurangan seperti ini, sekarang sudah banyak produsen kosmetik yang menggunakan bahan kimia tetapi yang tidak memberikan efek negatif untuk kulit kita.

Dibidang kosmetik ini, kita sebagai pelanggan dan produsen juga harus lebih aware terhadap produk yang akan kita jual dan kita pakai.

Apakah baik digunakan dalam jangka panjang atau tidak?

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat produk kosmetik tersebut apakah berbahaya atau tidak? Dll.

Masker wajah dan paket cream pencerah wajah menjadi salah satu produk yang menguntungkan jika berniat untuk memulai usaha dibidang kosmetik.

Salah satu contoh produsen yang menggunakan bahan-bahan alami dan tidak membuat ketergantungan produk adalah Evershine, Merry Bersinar membuat produk Evershine karena ia sudah banyak gonta-ganti skincare tetapi tidak ada yang membuatnya puas dan malah kebanyakan skincare tersebut membuat ketergantungan jika tidak digunakan.

5. Jasa Pendidikan

Jika kita memang memiliki pengetahuan yang lebih tentang materi pelajaran masa sekolah ataupun di dalam bidang bahasa asing, kita bisa membuka jasa guru private. Bisa secara online atau offline.

Sekarang banyak jasa bimbingan private bahasa korea / bahasa asing karena globalisasi. Kultur budaya korea di jaman sekarang banyak memberikan pengaruh untuk sebagian masyarakat Indonesia khususnya kaum millenial dan gen Z.

Jasa bimbingan private bahasa asing secara offline salah satunya adalah kampung inggris yang berada di kota Pare, Jawa Timur.

Jasa bimbingan private bahasa asing secara online salah satunya adalah akun instagram Borassaem, yang mengajar bahasa korea melalui instagram.

VIDEO:

Apa itu Business Plan?

Menurut Rhonda Abrams (2008), Business plan adalah dokumen penting yang berisi deskripsi tentang perusahaan. Perencanaan tersebut menunjukkan posisi sekarang, visi kedepan, dan rencana untuk mewujudkan visi tersebut. Rencana bisnis mencakup jawaban terhadap beberapa pertanyaan berikut:

1. Apakah anda mempunyai ide untuk memulai suatu usaha atau bisnis apa yang sedang anda kerjakan sekarang.

2. Siapa konsumen anda dan atau calon konsumen anda, dan apa yang mendorong mereka untuk menjadi konsumen anda?

3. Bagaimana cara memperkenalkan bisnis anda pada konsumen?

4. Siapa kompetitor anda dan apa yang membuat beda dari bisnis yang lain?

5. Bagaimana anda menunjukkan pentingnya bisnis anda?

6. Apakah tim manajemen mampu mensukseskan bisnis anda?

7. Apa target jangka panjang dari bisnis anda?

8. Bagaimana gambaran finansial bisnis anda? Berapa besar modal yang diperlukan untuk menjalankan bisnis? Berapa besar keuntungan?

Business plan juga merupakan sebuah dokumen tertulis yang menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut secara rinci dan detail :

1. Apa produk anda? Mengapa anda menjalankan bisnis tersebut?

2. Siapa customer anda? Seberapa besar pasarnya? Bagaimana demografi, minat, penghasilan, dan kelas ekonomi mereka?

3. Bagaimana dengan ketersediaan bahan baku? Siapakah yang akan menjadi supplier nantinya?

4. Bagaimana analisa dan strategi pemasarannya?

5. Seberapa besar kebutuhan modal dan bagaimana mendapatkan modal tersebut?

6. Seberapa besar kebutuhan operasional? Bagaimana pembiayaan-nya?

7. Berapa banyak karyawan yang dibutuhkan? Apa saja job description-nya? Kapan akan merekrut mereka? Apa kualifikasi yang dibutuhkan?

8. Berapa target penjualannya? Bagaimana mencapai target tersebut?

9. Berapa persen Return of Investment (ROI)-nya? Kapan bisnis tersebut akan balik modal?

10. Jika terjadi kemungkinan terburuk, tidak sesuai dengan rencana, apa yang akan dilakukan?

Business plan merupakan rencana strategis yang akan dilakukan untuk bisa mencapai target. Kemampuan dalam membuat sebuah business plan yang baik dan sesuai latar belakang yang nyata, bisa dijadikan tolak ukur bagaimana kesiapan terjun kedunia bisnis untuk siap menghadapi persaingan usaha yang ketat dan penuh resiko. Tidak dipungkiri dalam berbisnis modal utama adalah keberanian mengambil resiko karena memang dunia bisnis adalah dunia yang penuh resiko. Namun demikian resiko dapat dihindari ketika dalam mengambil keputusan dan kebijakan disertai kemampuan dan kecerdasan dalam menganalisa dan membaca peluang sehingga resiko bisa diminimalisir atau bahkan bisa dihindari karena tanpa kemampuan menganalisa terhadap resiko sama saja memasuki pintu kegagalan.

Manfaat Perencanaan Bisnis

Banyak manfaat yang diperoleh ketika sebelum memulai usaha membuat business plan terlebih dahulu, diantaranya:

1. Kejelasan rencana strategi bisnis dalam menentukan poin-poin penting dalam usaha

2. Potensi besar keberhasilan bisnis karena adanya kejelasan arah tujuan serta visi misi bisnis

3. Persiapan lebih matang dalam menghadapi masalah/resiko yang akan terjadi

4. Kejelasan peluang serta potensi pasar

5.  Dapat memprioritaskan sumber daya yang dibutuhkan

6. Sebagai pegangan atau dasar fungsi pengendalian, dll.

Prinsip Perencanaan Bisnis

a. Perencanaan usaha harus dapat diterima oleh semua pihak.
b. Perencanaan usaha harus fleksibel dan realistis.
c. Perencanaan usaha harus mencakup seluruh aspek kegiatan usaha.
d. Perencanaan usaha harus merumuskan cara-cara kerja usaha yang efektif
dan efisien.

Komponen Perencanaan Bisnis

1. Ringkasan (Executive Summary) Berisi gambaran singkat kira-kira 1 sampai 2 halaman, mencakup Latar belakang proyek, penggagas proyek, pasar yang menjadi sasaran, pengelolaan proyek sampai dengan kelayakan proyek secara finansial, kelayakan proyek secara umum.

2. Deskripsi Perusahaan (Company Description) Berisi gambaran singkat profil perusahaan yang akan menjalankan proyek, misalnya Aspek hukum/legal dari bentuk badan usahanya apa? Sejarah/historis Perusahaan, Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Kepemilikan dalam perusahaan dan lainnya.

3. Barang atau Jasa yang diproduksi atau dipasarkan Berisi gambaran barang/jasa apa yang akan diproduksi atau dipasarkan, alasan barang/jasa tersebut diproduksi dan manfaat/benefit yang dapat diperoleh konsumen/customer atas barang/jasa tersebut.

4. Analisis Aspek Pasar Berisi gambaran tentang:

a. Peluang Bisnis dan Prospeknya, hal-hal yang perlu dikupas dalam peluang bisnis antara lain:

  • Apa yang bisa kita buat?,
  • Pasar membutuhkan Apa?,
  • Perlunya Menciptakan Kebutuhan Konsumen (Paradigma terbaru agar bisnis kita bisa eksis kita harus bisa menciptakan pasar)?,
  • Melihat masih adakah Peluang?,
  • Layakkah Peluang itu kita garap?

b. Kondisi Persaingan, bagaimana bentuk atau kondisi persaingan dari pasar yang akan kita hadapi, pembicaranya antara lain:

  • Pasarnya sudah pasti/Captive Market, misalnya kita berproduksi atas dasar pesanan, maka kita tidak perlu memikirkan barang yang kita buat laku atau tidak laku?;
  • Pasarnya ditentukan oleh Pembeli/Buyer Market (jika pasar dikuasai oleh pembeli maka posisi kita sebagai produsen akan lebih berat karena kita harus bersaing ketat berebut konsumen).

c. Posisi Perusahaan dalam Pasar, yang perlu dibahas antara lain: Pasar yang hendak dikuasai/Target Pasar berapa?, Posisi dalam Pasar/Positioning apakah sebagai Leader (pemimpin pasar), Follower (pengikut) atau Nicher (pengisi ceruk/relung pasar)?

d. Usaha-usaha Pemasarannya/Marketing effort bagaimana? Jika kita sudah mempunyai target pasar, maka agar target bisa tercapai harus didukung oleh usaha-usaha pemasarannya. Salah satu bentuk usaha pemasaran bisa menggunakan Bauran Pemasaran/Marketing Mix yang meliputi 4P: Product, Price, Place, dan Promotion. Di sisi lain masalah Siklus Kehidupan Produknya/Product Life Cycles (suatu produk akan mengalami tahap-tahap sebagai berikut: perkenalan, tumbuh, matang, jenuh dan decline) juga harus diperhatikan.

Ada 3 (tiga) komponen penting yang perlu diperhatikan dalam menyusun perencanaan bisnis atau business plan, yaitu :

1.  Konsep Bisnis

Konsep bisnis merupakan ide bisnis tertulis yang berisi visi misi sebuah bisnis, dan nilai produk atau jasa yang akan diberikan kepada pelanggan. Konsep bisnis juga menjelaskan mengapa pelaku usaha sangat kompeten untuk menawarkannya.

2.  Market/Pasar

Analisa mengenai situasi pasar meliputi pelanggan, pesaing, proses distribusi, dan promosi. Dalam hal ini perlu dibuat sebuah marketing plan yang matang yang menjabarkan rencana pemasaran yang akan dijalankan dalam rangka memenangkan persaingan, dan mencapai target yang telah ditentukan.

Marketing Plan terdiri dari kondisi pasar eksisting, review atas kompetitor, strategi pemasaran, dan strategi harga. Kondisi pasar eksisting mengungkapkan adanya besaran permintaan pasar atas produk atau jasa layanan yang ditawarkan baik secara keseluruhan maupun per segmentasi.

Kunci sukses awal dari marketing plan adalah seberapa jauh perusahaan dapat mengenal calon customers, apa yang dibutuhkan, yang tidak dinginkan, dan yang diharapkan customers.

3.  Finansial.

Finansial menjelaskan tentang situasi keuangan yang terdiri dari Income statement / laporan laba rugi, balance sheet, (jika bisnis tersebut sudah berjalan), proyeksi laba rugi dan arus kas. Analisa dan strategi keuangan sangat penting dalam menyusun business plan guna memberikan gambaran sistematis terhadap langkah-langkah yang akan diambil untuk mencapai profitabilitas yang diharapkan.

Business plan dibuat dalam bentuk jangka pendek ataupun jangka panjang yang pertama kali diikuti untuk tiga tahun berjalan. Business plan merupakan rencana perjalanan atau road map yang akan diikuti oleh wirausaha. Business plan seakan-akan menjawab pertanyaan: Where am I now? Where am I going? How will I get there?

Studi Kelayakan Bisnis Di Dalam Investasi Perusahaan

Apa itu Studi Kelayakan Bisnis?

Studi kelayakan bisnis adalah kegiatan untuk menilai sejauh mana manfaat yang dapat diperoleh dalam melaksanakan suatu kegiatan usaha/ proyek. (Yacob Ibrahim, 2009:1).

Tujuan dilakukannya studi kelayakan bisnis adalah untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan. (Husnan dan Suwarsono, 2008:7).

Investasi

Halim (2005:4) menjelaskan, “investasi pada hakekatnya merupakan penempatan sejumlah dana pada saat ini dengan harapan untuk memperoleh keuntungan di masa datang.

Fahmi (2012:3) menjelaskan tujuan investasi antara lain :

  • Terciptanya keberlanjutan (contiunity) dalam investasi tersebut;
  • Terciptanya profit yang maksimum atau keuntungan yang diharapkan (profit aktual);
  • Terciptanya kemakmuran bagi para pemegang saham;
  • Turut memberikan andil bagi pembangunan bangsa.

Sumber Pembiayaan Investasi Menurut Kasmir dan Jakfar (2012:139). Modal berdasarkan sumber asalnya dibagi menjadi dua yaitu :

  • Modal Asing (Pinjaman) Modal asing atau modal pinjaman adalah modal yang diperoleh secara pinjaman.
  • Modal Sendiri Modal sendiri adalah modal yang diperoleh dari pemilik perusahaan dengan cara mengeluarkan saham baik tertutup ataupun terbuka.

Capital Budgeting (Penganggaran Modal)

Menurut Hanafi (2016:141) menyatakan bahwa “Capital budgeting disebut sebagai kegiatan evaluasi layak tidaknya suatu usulan investasi”.

Sedangkan menurut Tampubolon (2013:163), “Penganggaran modal adalah suatu proses pengambilan keputusan jangka panjang dalam penanaman modal atau investasi”.

Beberapa metode capital budgeting mengilustrasikan analisis untung-rugi denganmemperhitungkan berapa lama suatu proyek dapat menutup kembali biaya proyeknya dengankeuntungan yang dihasilkan (Payback period dan discounted payback period).

Discounted payback period berdasarkan  pada nilai waktu dari uang (time value of money) dalam menghitung jangka waktunya, di mana payback period tidak menggunakan dan tidak memperhitungkan nilaiwaktu dari uang.

Metode lain mengilustrasikan perbandingan untung-rugi secara langsung atau dinamis bersamaan dengan dan disesuaikan atas dasar penghitungan nilai waktu uang (net present value dan profitability index).

Metode net present value mengilustrasikan secara langsung perbedaan antara keuntungan dan biaya-biaya yang terbentuk, sedangkan profitability index adalah tingkat rasionya (keuntungan dan biaya-biaya yang dihasilkan) dan akhirnya beberapa metode yang telah dibahas di atas telah mengilustrasikan persentase tingkat pengembalian (rate of return) keuntungan sebuah proyek yang dibutuhkan sebagai informasi untuk kepentingan investasi sebuah proyek.

Metode yang terakhir ini disebut metode internal rate of return dan modified internal rate of retur.

Metode yang digunakan dalam capital budgeting adalah :

  • Cashflow

Keputusan investasi yang dilakukan oleh perusahaan diharapkan akan bisa ditutup oleh penerimaan penerimaan dimasa yang akan datang. Penerimaan penerimaan tersebut berasal dari proyeksi keuntungan yang diperoleh oleh atas investasi yang bersangkutan.

  • Metode Average Rate of Return (ARR)

Menurut Syamsuddin (2011:438) “Perhitungan average rate of return didasarkan atas jumlah keuntungan bersih sesudah pajak (EAT) yang tampak dalam laporan rugi-laba. Pengukuran dengan teknik rate of return ini sering pula disebut dengan istilah accounting rate of return.”

Rumus: laba bersih setelah pajak / modal investasi awal

Yang cara perhitungannya dengan jalan membagi dua jumalah Investasi rata – rata ini mengasumsikan bahwa perusahaan mengunakan metode depresiasi garis lurus dan nilai residua tau slvage value pada akhir umur ekonomis proyek. Dan dengan demikian nilai buku aktiva akan menurun pada nilai konstan, mulai dari nilai Investasi yang semula sampai dengan Rp0 pada akhir umur proyek.

Simple Rate of Return atau Undiscounted Rate of Return adalah tingkat bunga atau kembalian investasi berdasarkan laporan keuangan perusahaan yaitu membagi laba bersih tahunan oleh pengeluaran kas pada saat awal investasi.

Rumus: (jumlah laba bersih setelah pajak / investasi awal) x 100%

  • Metode Payback Period (PP)

Dalam metode ini faktor yang menentukan penerimaan atau penolakan suatu usulan investasi adalah jangka waktu yang diperlukan untuk menutup kembali investasi. Oleh karenai tu, dengan metode ini setiap usulan investasi dinilai berdasarkan apakah dalam jangka waktu tertentu yang diinginkan oleh manajemen , jumlah kas masuk atau penghematan tunai yang diperoleh dari investasi dapat menutup investasi yang direncanakan. 

Payback period  merupakan jumlah hari yang dibutuhkan untuk menutup kembali biaya investasi yang telah dikeluarkan melalui aliran kas bersih. Pada umumnya, semakin cepat waktu yang dibutuhkan payback period maka proyek tersebut semakin baik.

Perbaikan Payback Period dapat menjadi alat ukur yang baik untuk menghitung risikolikuiditas dalam sebuah proyek, tetapi metode ini memiliki tiga kekurangan yang harus diperhatikan. Alat ukur yang lebih baik lagi untuk mengukur risiko likuiditas dalam sebuah proyek adalah Discounted Payback Period.

PP merupakan jangka waktu yang diperlukan sampai jumlah penerimaan kas sama dengan pengeluaran kas. Metode penilaian investasi tanpa memperhitungkan nilai waktu dari uang. Metode ini tidak ada perubahan nilai uang.

Rumus: (pengeluaran awal / rata-rata penerimaan tahunan) x 1 tahun

  1. Discounted payback period

Discounted payback period adalah jumlah waktu yang dibutuhkan bagi nilai bersih aliran kas saat ini (net cash flows’present values) untuk menghadapi hal yang tidakdiinginkan terjadi terhadap investasi bersih yang ada.

Nilai saat ini (present values) yang dihitung secara khusus dengan mengurangi aliran kas bersih pada tingkat pengembalian yangdibutuhkan (required rate of return).

Umumnya, semakin pendek waktu pengembalian maka semakin baik proyek tersebut. Jika tingkat pengembalian yang dibutuhkan telah diketahui, dana aliran kas proyek dapat diestimasikan.

Langkah pertama dalam proses penghitungan discounted payback, yakni mengurangi aliran kas bersih proyek dalam tingkat pengembalian yangdibutuhkan (menghitung nilai bersih aliran kas saat ini). Kemudian, discounted payback period dihitung dengan proses yang sama, seperti payback period tetapi menggunakan nilai sekarang dari arus kas.

  • Metode Net Present Value (NPV)

Net present valuea dalah salah satu dari teknik capital budgeting yang mempertimbangkan nilai waktu / uang yang paling banyak digunakan. NPV merupakan selisih antara cashflow yang didiskontokan pada tingkat bunga minimum atau cost of capital perusahaan.

NPV dari suatu proyek ditentukan dengan menhitung nilai sekarang dari arus kas yang diperoleh dar ioperasi dengan menggunakan tingkat keuntungan yang dikehendaki dan kemudian menguranginya dengan pengeluaran kas neto awal

NPV adalah metode yang menghitung selisih antara nilai sekarang investasi (capital outlays) dengan nilai sekarang penerimaan-penerimaan kas bersih (present value of proceed) baik dari operational cashflow maupun dari terminal cashflow pada masa yang akan datang (selama umur investasi) (Syamsuddin, 2011:448).

Rumus: present value dari arus kas – pengeluaran kas netto awal

Jika NPV dari suatu proyek positif, hal ini berarti bahwa proyek tersebut diharapkan akan menaikkan nilai perusahaan sebesar jumlah positif dari NPV yang dihitung dari investasi tersebut dan juga bahwa investasi tersebut diharpkan akan menghasilkan tingkat keuntungan yang lebihtinggi daripada tingkat keuntungan yang dikehendaki.

NPV untuk membuat keputusan capital budgeting konsisten dengan memaksimalkan nilai, sebab NPV adalah suatu ukuran kontribusi proyek ke nilai.

Present Value Net merupakan variasi lain dari NPV, yaitu rasio antara present value untuk penerimaan kas terhadap present value untuk pengeluaran kas.

  • Metode Profitability Index (PI)

PI adalah nilai tunai semua kas masuk yang diterima sesudah investasi awal dibagi dengan investasi awal.

Profitability Indeks hampir sama dengan NPV proyek sebab metode keduanya membandingkan suatu proyek dari manfaatnya. NPV yang menggunakan pengurangan (investasi bersih) dari manfaat (penjumlahan nilai sekarang dari arus kas). PI dihitung dengan perbandingan manfaat kepada biaya itu. Dengan kata lain, penjumlahan dari nilai-nilai arus kassaat ini dibagi oleh investasi bersih itu.

Jika ada beberapa alternatif proyek, manajemen sebaiknya memilih proyek yang memiliki PI lebih besar dari satu dan yang paling tinggi. PI suatu proyek bisa diterima jika PI > 1 dan ini konsisten dengan suatu NPV positif. PI kurang dari satu menandai adanya suatu proyek tidak dapat diterima dan konsisten dengan NPV negative.

Lebih lanjut, PI menandai adanya suatu proyek yang diharapkan untuk mendapat tingkat pengembalian yang diinginkan itu.

Rumus: penerimaan kas sesudah investasi awal / modal investasi awal

  • Internal Rate of Return (IRR)

IRR adalah tingkat diskon yang akan menyebabkan NPV sama dengan nol, karena present value cash inflow pada tingkat diskon tersebut akan sama dengan initial investment.

Internal Rate of Return (IRR) tidak lain adalah tingkat diskonto (discount rate) yang menyamakan present value aliran kas bersih dengan present value investasi. IRR atau sering diartikan sebagai tingkat pengembalian internal dicari dengan trial and error atau interpolasi, dengan kata lain IRR adalah discount rate yang membuat net present value sama dengan nol.

  1. Discounted Rate of Return (Interest Rate of Return)

Bisa juga diartikan sebagai tingkat bunga yang dihasilkan suatu investasi di atas umur ekonomisnya. Yang menjadi masalah pada tingkat berapa investasi memberi hasil yang  menguntungkan.

Rumus: sama dengan Present Value, hanya saja yang dihitung adalah tingkat bunga.

contoh soal:

Jawab:

CIF per tahun : 1.500.000.000 (1-25%) + 875.000.000 = 2.000.000.000.

Payback period: 5.000.000.000 / 2.000.000.000 = 2.5 tahun.

NPV: – 5.000.000.000 + (2.000.000.000 / (1 + 0,2)1 ) + (2.000.000.000 / (1 + 0,2)2 ) + (2.000.000.000 / (1 + 0,2)3 ) + (2.000.000.000 / (1 + 0,2)4 ) + (2.000.000.000 / (1 + 0,2)5 ) + 500.000.000 / (1 + 0,2)5 )

= – 5.000.000.000 + 5.981.200.000 + 200.938.000 = 1.182.138.000

Pentingnya Manajemen Keuangan Bagi Perusahaan

Definisi Manajemen Keuangan

Manajemen Keuangan merupakan bidang studi yang mempelajari tentang pengalokasian sumber-sumber daya yang terbatas sepanjang waktu dalam lingkup bisnis perusahaan. Keputusan keuangan perusahaan meliputi penentuan keuntungan dan biaya yang tersebar sepanjang waktu, yang keduanya bersifat tidak pasti atau belum diketahui secara pasti sebelumnya.

Topik utama dalam manajemen keuangan adalah bagaimana seorang manajer keuangan yang membuat suatu keputusan keuangan pada hari ini akan mempengaruhi hasil dan risiko yang akan diterima perusahaan di masa yang akan datang. Pengambilan keputusan keuangan itu dilakukan dengan memberi nilai pasar pada sumber-sumber daya yang digunakan yang jumlahnya terbatas tersebut.

Manajemen dana baik yang berkaitan dengan pengalokasian dana dalam berbagai bentuk investasi maupun usaha pengumpulan dana untuk pembiayaan investasi. Jadi, perusahaan setiap saat dapat dipandang sebagai kumpulan dana dari berbagai sumber dana. Pemegang saham dan investor menanamkan dananya dalam bentuk penyertaan modal, Kreditur menanamkan dananya sebagai pinjaman.

Manajemen keuangan berhubungan dengan kegiatan – kegiatan perencanaan, analisis, dan pengendalian kegiatan keuangan. Terkait dengan bidang – bidang yang menjadi tanggung jawab manajer keuangan.

Semua aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan yang berhubungan dengan usaha untuk memperoleh sumber dana dengan biaya yang relatif murah dan usaha untuk menggunakan dana tersebut secara efisien.

Jadi, manajemen keuangan meliputi pengambilan keputusan keuangan dan penilaian sumber-sumber daya, yang di dalamnya mengandung unsur ketidakpastian atau risiko sepanjang waktu.

Fungsi Manajemen Keuangan

  1. Fungsi pendanaan ( financing )

Fungsi pendanaan melahirkan keputusan pendanaan atau kebijakan struktur modal. Keputusan pendanaan berkaitan dengan masalah bagaimana manajer keuangan harus mempertimbangkan dan menganalisis kombinasi dari sumber–sumber dana yang ekonomis bagi perusahaan guna membelanjai kebutuhan–kebutuhan investasi serta kegiatan usahanya.

  • Fungsi investasi ( investment )

Fungsi investasi melahirkan keputusan investasi Keputusan investasi berkaitan dengan masalah bagaimana manajer Keuangan harus mengalokasikan dana ke dalam bentuk–bentuk investasi yang dapat mendatangkan keuntungan bagi perusahaan di masa yang akan datang. Secara garis besar keputusan investasi dapat dikelompokkan ke dalam investasi jangka pendek maupun investasi jangka panjang.

  • Fungsi pembagian laba ( dividend policy )

Fungsi pembagian laba melahirkan keputusan dividen Keputusan dividen merupakan keputusan manajemen keuangan untuk menentukan :

  1. Besarnya persentase laba yang dibagikan kepada para pemegang
  2. saham dalam bentuk cash dividend
  3. Stabilitas dividen yang dibagikan
  4. dividen saham (stock dividend)
  5. pemecahan dividend (stock splits)
  6. penarikan kembali saham yang beredar.

Sumber Dana Di Dalam Perusahaan

Berdasarkan metodenya perusahaan dapat memperoleh dana dengan penyetoran dari dalam perusahaan/ pihak internal maupun meminjam dari pihak lain/ pihak eksternal.

Sedangkan berdasarkan sumbernya maka sumber pendanaan perusahaan dapat diklasifikasikan menjadi sumber dana jangka pendek, biasanya berjangka waktu kurang dari satu tahun dan jangka panjang yang berjangka waktu lebih dari satu tahun.

Sumber dana jangka pendek di antaranya adalah kredit dagang, pinjaman bank, commercial paper, anjak piutang, sedangkan sumber dana jangka panjang meliputi laba ditahan, saham baru, dan penerbitan obligasi.

Sumber intern ( internal sources ), yaitu sumber dana yang dibentuk atau dihasilkan sendiri di dalam perusahaan, meliputi : laba ditahan dan akumulasi penyusutan.

Sumber ekstern ( external sources ), yaitu sumber dana yang berasal dari luar perusahaan, yaitu dari kreditur, pemilik, peserta atau pengambil bagian di dalam perusahaan.

1. Manajer keuangan memperoleh dana / kas dari pasar modal / pasar uang dengan cara menjual financial assets (saham, obligasi, dan surat berharga lainnya), atau memperoleh kredit dari bank atau sumber dana lainnya.

2. Dana / kas yang diperoleh tersebut diinvestasikan pada berbagai aktiva (real asset) untuk mendanai kegiatan / operasi perusahaan, contohnya tanah, mesin, dll.

3. Apabila aktiva perusahaan berjalan dengan baik, maka dari real asset akan dihasilkan laba (berupa cash in flow) yang lebih besar dari jumlah yang diinvestasikan.

4. Laba / kas yang diperoleh dapat dikembalikan kepada pemilik dana atau diinvestasikan kembali (reinvestasi) ke dalam perusahaan.

Penggunaan Dana di Dalam Perusahaan

1. Kegiatan perusahaan yang menyangkut keputusan investasi, yang menyangkut jenis-jenis barang atau jasa yang diproduksi serta bagaimana barang dan jasa tersebut diproduksi dan dikirim, dan investasi pada aktiva tetap apa yang diperlukan untuk menjalankan proses produksi tersebut.

2. Kegiatan perusahaan yang menyangkut keputusan pendanaan, setelah keputusan investasi dilaksanakan maka keputusan berikut yang harus dipikirkan adalah bagaimana mendanai investasi tersebut. Apakah dengan menggunakan dana internal (laba ditahan) atau dana eksternal. Bila dana eksternal yang dipilih, utang bank, mengeluarkan obligasi, atau saham. Hal ini harus diputuskan dengan mempertimbangkan biaya modal yang paling minimum mengingat keterbatasan sumber-sumber yang tersedia.

3. Terakhir berkaitan dengan keputusan pendistribusian laba yang dihasilkan perusahaan, apakah laba yang dihasilkan akan didistribusikan seluruhnya kepada pemegang saham dalam bentuk pembayaran dividen atau sebagian atau seluruhnya ditahan untuk diinvestasikan kembali. Keputusan ini sering disebut sebagai keputusan kebijakan dividen.

Kegiatan yang menyangkut keputusan investasi dan pendanaan dibagi lagi menjadi dua yakni keputusan investasi jangka pendek yang berkaitan dengan investasi modal kerja dan keputusan investasi jangka panjang yang berkaitan dengan aktiva tetap. Keputusan pendanaan juga dibagi menjadi keputusan jangka pendek bila sumber pendanaan tersebut jatuh tempo dalam periode kurang dari satu tahun, dan apabila jatuh tempo lebih dari satu tahun merupakan sumber pendanaan jangka panjang.

Penganggaran Modal adalah proses identifikasi, evaluasi, dan implementasi dari kesempatan yang ada. Motif-motif yang sering dipakai orang dalam penggunaan penganggaran modal :  

  • Expansi (perluasan) ; untuk membuka cabang. Dalam investasi awal diperlukan modal yang cukup besar.
  • Replacement (penggantian); mengganti sesuatu yang sudah usang menjadi baru.  
  • Renewal (pembaharuan); tambal sulam Lain-lain; mau dijadikan paten, trademark (dalam aktiva yang tidak berwujud).

Tata cara dalam membuat membuat penganggaran modal :

  1. Membuat proposal : biaya yang diperlukan apa saja.
  2. Review dan analisa.
  3. Membuat keputusan apakah penganggaran modal tersebut layak atau tidak.
  4. Implementasi
  5. Mengumpulkan umpan balik atau feedback Istilah-istilah dalam penganggaran modal:
  • Independent projects ; proyek yang tidak ada keterkaitannya dengan proyek lainnya. Contoh : buka bisnis salon dan buka resto.
  • Mutually exclusive projects : proyek-proyek yang tidak ada hubungannya tapi terkait oleh keterbatasan dana.
  • Unlimited funds; proyek dengan dana yang tidak terbatas.

Cashflow Perusahaan

Berbagai jenis anggaran yang dimiliki perusahaan di antaranya adalah anggaran operasi (operating budget) adalah proyeksi pengalokasian uang untuk membiayai berbagai biaya dan pengeluaran yang diperlukan untuk mengoperasikan perusahaan, sebatas penerimaan yang telah diproyeksikan. Sebagai contohnya, anggaran untuk iklan, sewa kantor dan gaji karyawan.

Anggaran modal (capital budget) yaitu rencana pengeluaran untuk membeli kekayaan atau aset yang diperkirakan dapat mendatangkan tingkat pengembalian tertentu untuk periode yang tertentu pula, umumnya lebih dari satu tahun.

Anggaran lainnya adalah anggaran kas (cash budget) yaitu perkiraan neraca kas pada akhir periode tertentu (bulanan, kuartalan, dan sebagainya) dan anggaran pokok (master budget) yaitu rencana komprehensif yang meliputi ringkasan anggaran operasi, modal dan kas.

A. Pengeluaran jangka pendek (short term) Pengeluaran yang muncul dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Pengeluaran jangka pendek meliputi dana yang ditanamkan dalam persediaan (baik persediaan bahan baku, barang dalam proses, maupun barang jadi), pengeluaran untuk pembayaran upah dan gaji karyawan, serta biaya operasi lainnya.

B. Pengeluaran jangka panjang (long term) Sebagai tambahan untuk memenuhi kebutuhan dana bagi pengeluaran operasionlanya, perusahaan juga membutuhkan dan auntuk membiayai pengeluaran aktiva tetap.

Langkah-Langkah Mengembangkan Bisnis Dengan “Business Model Canvas”

Apa Itu Model Bisnis?

Model Bisnis adalah Penggambaran bagaimana suatu bisnis menciptakan, memberikan, dan menangkap nilai.

Model bisnis adalah strategi yang akan dilakukan startup untuk menghasilkan nilai (value) untuk berbagai pihak yang terlibat dalam proses itu sendiri.

Model bisnis adalah alat yang dipakai untuk mengubah ide bisnis menjadi bisnis. Dengan model bisnis ini, realitas bisnis yang kompleks disederhanakan menjadi elemen-elemen pokok yang mudah dipahami.

Model bisnis berbeda dengan business plan.

Business plan inilah yang lebih banyak dikenalkan dalam materi kuliah kewirausahaan mahasiswa. Business plan atau studi kelayakan biasanya dibuat sangat rinci dan berlembar-lembar, tetapi kurang mengakomodasi keseluruhan komponen yang diperlukan dalam menjalankan suatu usaha.

Pengertian model bisnis dapat disimpulkan menjadi 3 unsur, yaitu:

Pengertian model bisnis sebagai metode adalah bagaimana model bisnis dapat membantu pelaku bisnis untuk menciptakan nilai dari bisnisnya yang menghasilkan keuntungan dalam sebuah rantai nilai.

Pengertian model bisnis dilihat dari komponennya adalah model bisnis terdiri dari komponen produk, manfaat, pendapatan, aset, pelanggan, pengetahuan, dan lain sebagainya.

  1. model bisnis sebagai metode atau cara;
  2. model bisnis dilihat dari komponen-komponen (elemen);
  3. model bisnis sebagai strategi bisnis.

Sedangkan pengertian model bisnis sebagai strategi adalah model bisnis digunakan sebagai alat untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan usaha, sehingga bisa memanfaatkan peluang untuk menutupi resiko yang ada.

Secara umum, model bisnis adalah gambaran hubungan antara keunggulan dan sumber daya yang dimiliki perusahaan, serta kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mengakuisisi dan menciptakan nilai, yang membuat perusahaan mampu menghasilkan laba (PPM Manajemen, 2012).

Business Model Canvas

Business Model Canvas (BMC) disebut-sebut sebagai alat pembuat model bisnis yang kini sangat popular dalam dunia kewirausahaan karena kemampuannya dalam menggambarkan elemen inti dalam sebuah bisnis yang dituangkan dalam satu lembar kanvas.

Selain itu keunggulan BMC adalah kemudahannya untuk diubah-ubah model bisnis dengan cepat dan melihat implikasi perubahan suatu elemen pada elemen bisnis yang lain. BMC juga menyajikan model bisnis yang mengakomodasi ide-ide kreatif dan inovatif yang berasal dari banyak individu (bekerja sama) dan kemudahan untuk memadupadankannya.

Prof. Hong Y Ching, Fauvel (2013), menyoroti pentingnya penggunaan BMC dan merekomendasikannya untuk pengusaha dan dunia akademis. BMC membantu mengembangkan rencana bisnis pada pengusaha pemula dan memiliki pemahaman yang lebih holistik pada bisnis mereka. Osterwarlder, Pigneur dan Clark (2010), memperkenalkan konsep model bisnis yang bisa dimengerti semua orang, dimulai dari titik yang sama dan berbicara hal yang sama, dengan konsep yang sederhana, relevan, dan intuitif dimengerti, sementara tidak terlalu menyederhanakan kompleksitas bagaimana perusahaan berfungsi.

Business Model Canvas adalah model bisnis yang terdiri dari 9 blok area aktivitas bisnis yang dituangkan dalam 1 lembar kanvas. 9 blok itu antara lain adalah: Customer Segments, Value Propositions, Channels, Customer Relationship, Revenue Streams, Key Resources, Key activities, Key Patnerships, dan Cost Structures.

Ke-9 blok ini adalah penjabaran dari 4 desain pilar pokok yang wajib ada dalam sebuah bisnis. Keempat pilar itu adalah: offers, customers, infrastruktur, dan financial.

Pilar OFFERS diwakili oleh satu blok bangunan, yaitu Value Propositions, blok ini menempati posisi sentral di kanvas, ini menunjukkan bahwa inti dari bisnis adalah bagaimana seorang wirausaha menawarkan nilai dari bisnisnya (umumnya terlihat dari produk dan layanan yang ditawarkan).

Pilar CUSTOMER diwakili oleh 3 blok dalam kanvas, yaitu: Customer segments, Channels, dan Customer Relationship.

Pilar selanjutnya adalah INFRASTRUKTUR, disini diwakili oleh 3 blok dalam kanvas (yaitu Key Patners, Key Activities, dan Key Resources) yang menjelaskan mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam bisnis sehingga bisa menghasilkan nilai.

Pilar terakhir adalah FINANCIAL, terdiri dari Cost Structure dan Revenue Stream yang komposisinya akan menyesuaikan dari ketiga pilar sebelumnya (Osterwalder, 2004, 2010)

9 Blok Model Bisnis Canvas

  1. Customer Segments

Definisi Blok Bangunan Segmen Pelanggan kelompok orang atau organisasi yang berbeda perusahaan bertujuan untuk menjangkau dan melayani.

Pelanggan merupakan jantung dari setiap model bisnis. Tanpa (profi table) pelanggan, tidak ada perusahaan yang bisa bertahan lama. Dalam urutan untuk memuaskan pelanggan, perusahaan dapat mengelompokkannya menjadi lebih baik segmen yang berbeda dengan kebutuhan umum, perilaku umum, atau atribut lainnya. Model bisnis dapat mendefinisikan satu atau beberapa Segmen Pelanggan besar atau kecil. Suatu organisasi harus membuat keputusan sadar tentang segmen mana yang akan dilayani dan yang mana segmen untuk diabaikan. Setelah keputusan ini dibuat, model bisnis dapat dirancang dengan hati-hati dengan pemahaman yang kuat tentang menentukan kebutuhan pelanggan.

Grup pelanggan mewakili segmen terpisah jika:

  1. Kebutuhan mereka membutuhkan dan membenarkan pihak yang berbeda
  2. Mereka dapat dicapai melalui Saluran Distribusi yang berbeda
  3. Mereka membutuhkan jenis hubungan yang berbeda
  4. Mereka memiliki banyak sekali fitur profi yang berbeda
  5. Mereka bersedia membayar untuk aspek yang berbeda dari pembeli

Ada berbagai jenis Segmen Pelanggan. Berikut ini beberapa contohnya:

1. Pasar umum

Model bisnis yang berfokus pada pasar massal tidak membedakan antara Segmen Pelanggan yang berbeda. Proposisi Nilai, Saluran Distribusi, dan Hubungan Pelanggan semua fokus pada satu kelompok besar pelanggan dengan kebutuhan dan masalah yang serupa secara luas. Jenis model bisnis ini sering ditemukan di Internet sektor elektronik konsumen.

2. Pasar terbatas

Model bisnis yang menargetkan ceruk pasar dipenuhi Segmen Pelanggan khusus dan terspesialisasi. Nilai Proposisi, Saluran Distribusi, dan Pelanggan Hubungan semua disesuaikan dengan persyaratan spesifik dari ceruk pasar. Model bisnis seperti itu sering ditemukan dalam hubungan pemasok-pembeli. Untuk Sebagai contoh, banyak produsen suku cadang mobil sangat bergantung pada pembelian dari produsen mobil besar.

3. Tersegmentasi

Beberapa model bisnis membedakan antara pasar segmen dengan kebutuhan dan masalah yang sedikit berbeda. Lengan ritel bank seperti Credit Suisse, misalnya, dapat membedakan antara sekelompok besar pelanggan, masing-masing memiliki aset hingga US $ 100.000, dan kelompok klien kecil yang lebih kecil, yang masing-masing memiliki jaringan nilainya melebihi US $ 500.000. Kedua segmen memiliki kebutuhan dan masalah yang serupa tetapi beragam. Ini mempunyai implikasi untuk blok bangunan Kredit lainnya Model bisnis Suisse, seperti Proposisi Nilai, Saluran Distribusi, Hubungan Pelanggan, dan aliran Pendapatan. Pertimbangkan Presisi Mikro Sistem, yang berspesialisasi dalam menyediakan sumber daya desain mikromekanis dan solusi manufaktur. Ini melayani tiga Segmen Pelanggan yang berbeda — the industri arloji, industri medis, dan industri sektor otomasi — dan masing-masing sedikit berbeda Proposisi Nilai.

4. Beraneka ragam

Organisasi dengan bisnis pelanggan yang beragam model melayani dua Segmen Pelanggan yang tidak terkait dengan kebutuhan dan masalah yang sangat berbeda. Sebagai contoh, pada tahun 2006 Amazon.com memutuskan untuk mendiversifikasi ritelnya bisnis dengan menjual layanan “cloud computing”: online ruang penyimpanan dan penggunaan server sesuai permintaan. Jadi itu mulai melayani Pelanggan yang benar-benar berbeda Segmen — perusahaan Web — dengan yang benar-benar berbeda Proposisi Nilai. Alasan strategis di balik ini diversifikasi dapat ditemukan di Amazon.com yang kuat Infrastruktur TI, yang dapat digunakan bersama oleh penjualan ritelnya operasi dan unit layanan komputasi awan baru.

5. Platform multi-sisi (atau pasar multi-sisi)

Beberapa organisasi melayani dua atau lebih Segmen Pelanggan yang saling tergantung. Perusahaan kartu kredit, untuk Misalnya, perlu basis besar pemegang kartu kredit dan sejumlah besar pedagang yang menerima kredit itu kartu-kartu. Demikian pula, perusahaan yang menawarkan surat kabar gratis membutuhkan basis pembaca yang besar untuk menarik pengiklan. Di sisi lain, itu juga membutuhkan pengiklan untuk membiayai produksi dan distribusi. Kedua segmen itu diperlukan untuk membuat model bisnis berfungsi.

2. Value Propositions

Blok Bangunan Proposisi Nilai menjelaskan bundel produk dan layanan yang menciptakan nilai untuk Segmen Pelanggan tertentu.

Proposisi Nilai adalah alasan mengapa pelanggan beralih ke satu perusahaan atas yang lain. Ini memecahkan masalah atau kepuasan pelanggan kebutuhan pelanggan. Setiap Proposisi Nilai terdiri dari yang dipilih bundel produk dan / atau layanan yang memenuhi persyaratan dari Segmen Pelanggan tertentu. Dalam pengertian ini, Proposisi Nilai adalah agregasi, atau bundel, dari manfaat yang diperoleh perusahaan menawarkan pelanggan.

Beberapa Proposisi Nilai mungkin inovatif dan mewakili penawaran baru atau mengganggu. Yang lain mungkin mirip dengan penawaran pasar yang ada, tetapi dengan fitur dan atribut tambahan.

Proposisi Nilai menciptakan nilai bagi Pelanggan Segmentasi melalui campuran elemen yang berbeda yang memenuhi kebutuhan segmen itu. Nilai dapat berupa kuantitatif (mis. Harga, kecepatan layanan) atau kualitatif (mis. desain, pengalaman pelanggan). Elemen dari daftar tidak lengkap berikut dapat berkontribusi pada penciptaan nilai pelanggan: Newness, Performance , Customization, “Getting the job done”, design, brand /status, price, cost reduction, Risk reduction, Accessibility, Convenience/usability.

1. Kebaruan

Beberapa Proposisi Nilai memuaskan set yang sama sekali baru kebutuhan yang sebelumnya tidak dirasakan pelanggan karena tidak ada penawaran serupa. Ini sering, tapi tidak selalu, terkait teknologi. Handphone, misalnya, menciptakan industri baru telekomunikasi seluler. Di samping itu, produk seperti dana investasi etis miliki tidak ada hubungannya dengan teknologi baru.

2. Performa

Meningkatkan kinerja produk atau layanan secara tradisional menjadi cara umum untuk menciptakan nilai. Sektor PC secara tradisional mengandalkan faktor ini dengan membawa mesin yang lebih kuat ke pasar. Tetapi peningkatan kinerja memiliki keterbatasan. Baru-baru ini tahun, misalnya, PC lebih cepat, lebih banyak penyimpanan disk ruang, dan grafik yang lebih baik gagal dihasilkan pertumbuhan permintaan pelanggan yang sesuai.

3. Kustomisasi

Menyesuaikan produk dan layanan dengan spesifik kebutuhan pelanggan individu atau Pelanggan Segmen menciptakan nilai. Dalam beberapa tahun terakhir, konsep kustomisasi massal dan pelanggan kreasi bersama menjadi semakin penting. Pendekatan ini memungkinkan untuk produk dan layanan yang disesuaikan, sementara masih mengambil keuntungan dari skala ekonomi.

4. “Menyelesaikan pekerjaan”

Nilai dapat diciptakan hanya dengan membantu pelanggan menyelesaikan pekerjaan tertentu. Rolls-Royce memahami ini sangat baik: pelanggan maskapai bergantung sepenuhnya pada RollsRoyce untuk memproduksi dan memperbaiki mesin jet mereka. Pengaturan ini memungkinkan pelanggan untuk fokus menjalankan maskapai mereka. Sebagai imbalannya, maskapai membayar Rolls-Royce biaya untuk setiap jam mesin menyala.

5. Rancangan

Desain adalah elemen penting tetapi sulit untuk diukur. Suatu produk mungkin menonjol karena unggul rancangan. Di bidang fashion dan elektronik konsumen industri, desain bisa menjadi sangat penting bagian dari Proposisi Nilai.

6. Merek / status

Pelanggan dapat menemukan nilai dalam tindakan sederhana menggunakan dan menampilkan merek tertentu. Mengenakan Rolex perhatikan kekayaan secara signifikan, misalnya. Di ujung lain Dari spektrum, skateboarders mungkin memakai yang terbaru “Bawah tanah” merek untuk menunjukkan bahwa mereka “dalam.”

7. Harga

Menawarkan nilai yang sama dengan harga lebih rendah adalah hal biasa cara untuk memenuhi kebutuhan Segmen Pelanggan yang sensitif terhadap harga. Tapi Proposisi Nilai harga rendah memiliki implikasi penting untuk sisa model bisnis. Tanpa embel-embel maskapai, seperti Southwest, easyJet, dan Ryanair telah mendesain seluruh bisnis model secara spesifik untuk memungkinkan perjalanan udara berbiaya rendah. Contoh lain dari Value Proposition berbasis harga dapat dilihat di Nano, mobil baru yang dirancang dan diproduksi oleh Tata konglomerat India. Harga yang sangat rendah membuat mobil ini terjangkau untuk segmen yang sama sekali baru dari India populasi. Semakin, penawaran gratis mulai menembus berbagai industri. Penawaran gratis berkisar dari koran gratis ke email gratis, ponsel gratis layanan, dan lainnya

8. Pengurangan biaya

Membantu pelanggan mengurangi biaya adalah penting cara untuk menciptakan nilai. Salesforce.com, misalnya, menjual manajemen Hubungan Pelanggan yang di-host (CRM) aplikasi. Ini mengurangi pembeli dari biaya dan kesulitan karena harus membeli, menginstal, dan mengelola perangkat lunak CRM sendiri.

9. Pengurangan risiko

Pelanggan menghargai pengurangan risiko yang mereka tanggung saat membeli produk atau layanan. Untuk yang digunakan pembeli mobil, jaminan layanan satu tahun berkurang risiko kerusakan dan perbaikan pasca-pembelian. Jaminan tingkat layanan sebagian mengurangi risiko yang dilakukan oleh pembeli IT outsourcing jasa.

10. Aksesibilitas

Menyediakan produk dan layanan bagi pelanggan yang sebelumnya tidak memiliki akses ke mereka adalah hal lain cara untuk menciptakan nilai. Ini dapat dihasilkan dari bisnis model inovasi, teknologi baru, atau kombinasi keduanya. NetJets, misalnya, mempopulerkan konsep kepemilikan jet pribadi fraksional. Menggunakan model bisnis yang inovatif, NetJets menawarkan akses individu dan perusahaan ke jet pribadi, sebuah layanan sebelumnya tidak terjangkau oleh sebagian besar pelanggan. Saling dana memberikan contoh lain penciptaan nilai melalui peningkatan aksesibilitas. Ini inovatif produk keuangan memungkinkan bahkan bagi mereka dengan kekayaan sederhana untuk membangun investasi yang beragam portofolio.

11. Kenyamanan / kegunaan

Menjadikan sesuatu lebih nyaman atau lebih mudah digunakan dapat menciptakan nilai substansial. Dengan iPod dan iTunes, Apple menawarkan kepada pelanggan kenyamanan yang belum pernah ada sebelumnya untuk mencari, membeli, mengunduh, dan mendengarkan musik digital. Sekarang mendominasi pasar

3. Channels

Blok Bangunan Saluran menjelaskan bagaimana perusahaan berkomunikasi dengan dan mencapai perusahaannya Segmen Pelanggan untuk memberikan Proposisi Nilai Saluran komunikasi, distribusi, dan penjualan terdiri dari antarmuka perusahaan dengan pelanggan.

Saluran adalah titik sentuh pelanggan yang memainkan peran penting dalam pengalaman pelanggan. Saluran melayani beberapa fungsi, termasuk:

  1. Meningkatkan kesadaran di antara pelanggan tentang perusahaan produk dan layanan
  2. Membantu pelanggan mengevaluasi Proposisi Nilai perusahaan
  3. Mengizinkan pelanggan untuk membeli produk dan layanan yang spesifik
  4. Menyampaikan Proposisi Nilai kepada pelanggan
  5. Menyediakan dukungan pelanggan pasca pembelian

Saluran memiliki lima fase berbeda. Setiap saluran bisa mencakup beberapa atau semua fase ini. Kita bisa membedakan antara Saluran langsung dan yang tidak langsung, serta antara Saluran yang dimiliki dan Saluran mitra.

1. Kesadaran

Bagaimana kita meningkatkan kesadaran tentang perusahaan kita produk dan layanan?

2. Evaluasi

Bagaimana kami membantu pelanggan mengevaluasi Proposisi Nilai organisasi kami?

3. Pembelian

Bagaimana kami mengizinkan pelanggan untuk membeli secara spesifik produk dan layanan?

4. Pengiriman

Bagaimana kami memberikan Nilai Proposisi ke pelanggan?

5. Setelah penjualan

Bagaimana cara kami menyediakan pelanggan pasca pembelian dukung?

4. Customer Relationships

Blok Bangunan Hubungan Pelanggan menggambarkan jenis hubungan suatu perusahaan didirikan dengan Segmen Pelanggan tertentu Perusahaan harus mengklarifikasi jenis hubungan yang diinginkannya membangun dengan setiap Segmen Pelanggan.

Hubungan bisa berkisar dari pribadi ke otomatis. Hubungan pelanggan mungkin didorong oleh motivasi berikut:

1. Akuisisi pelanggan

2. Retensi pelanggan

3. Meningkatkan penjualan (peningkatan penjualan)

Kita dapat membedakan beberapa kategori dari Hubungan Pelanggan, yang dapat hidup berdampingan dalam hubungan perusahaan dengan pihak tertentu. Segmen pelanggan:

  1. Asisten pribadi

Hubungan ini didasarkan pada interaksi manusia. Pelanggan dapat berkomunikasi dengan pelanggan nyata representatif untuk mendapatkan bantuan selama proses penjualan atau setelah pembelian selesai. Ini dapat terjadi di lokasi pada titik penjualan, melalui pusat panggilan, melalui email, atau melalui cara lain.

2. Bantuan pribadi khusus

Hubungan ini melibatkan pengabdian kepada pelanggan representatif khusus untuk klien individu. Itu mewakili tipe terdalam dan paling intim dari hubungan dan biasanya berkembang dalam jangka waktu yang lama waktu. Dalam layanan perbankan swasta, misalnya, bankir yang berdedikasi melayani individu bernilai tinggi. Serupa hubungan dapat ditemukan di bisnis lain di Internet bentuk manajer akun utama yang mempertahankan pribadi hubungan dengan pelanggan penting.

3. Swalayan

Dalam jenis hubungan ini, sebuah perusahaan mempertahankan hubungan langsung dengan pelanggan. Ini menyediakan semuasarana yang diperlukan bagi pelanggan untuk membantu diri mereka sendiri.

4. Layanan otomatis

Jenis hubungan ini memadukan bentuk layanan mandiri pelanggan yang lebih canggih dengan otomatis proses. Misalnya, profil pribadi online memberi akses pelanggan ke layanan yang disesuaikan. Otomatis layanan dapat mengenali pelanggan individu dan mereka karakteristik, dan informasi lain yang terkait dengan pesanan atau transaksi. Yang terbaik, layanan otomatis mereka bisa mensimulasikan hubungan pribadi (mis. buku yang ditawarkan atau rekomendasi film).

5. Komunitas

Semakin banyak perusahaan memanfaatkan komunitas pengguna untuk menjadi lebih terlibat dengan pelanggan / prospek dan untuk memfasilitasi koneksi antar komunitas anggota Banyak perusahaan mempertahankan komunitas online yang memungkinkan pengguna untuk bertukar pengetahuan dan saling memecahkan masalah. Masyarakat juga bisa membantu perusahaan lebih memahami pelanggan mereka. Raksasa farmasi GlaxoSmithKline meluncurkan akomunitas online pribadi ketika memperkenalkan alli, produk baru penurunan berat badan tanpa resep. GlaxoSmithKline ingin meningkatkan pemahamannya tentang tantangan yang dihadapi oleh kelebihan berat badan orang dewasa, dan karenanya belajar mengelola pelanggan dengan lebih baik harapan.

6. Co-creation

Semakin banyak perusahaan yang melampaui tradisional hubungan pelanggan-vendor untuk menciptakan nilai bersama pelanggan. Amazon.com mengundang pelanggan untuk menulis ulasan dan karenanya menciptakan nilai bagi pecinta buku lainnya. Beberapa perusahaan melibatkan pelanggan untuk membantu desain produk baru dan inovatif. Lainnya, seperti itu sebagai YouTube.com, mintalah pelanggan untuk membuat konten untuk konsumsi publik.

5. Revenue Streams

Blok Bangunan Revenue Streams mewakili uang tunai yang dihasilkan perusahaan dari setiap Pelanggan Segmen (biaya harus dikurangkan dari pendapatan ke buat penghasilan)

Jika pelanggan merupakan jantung dari model bisnis, Penghasilan Streaming adalah pembuluh nadi. Perusahaan harus bertanya pada dirinya sendiri, Untuk nilai apa apakah setiap Segmen Pelanggan benar-benar bersedia membayar? Berhasil menjawab pertanyaan itu memungkinkan perusahaan untuk menghasilkan satu atau lebih Aliran Pendapatan dari setiap Segmen Pelanggan. Setiap Penghasilan Stream mungkin memiliki mekanisme penetapan harga yang berbeda, seperti daftar tetap harga, tawar-menawar, lelang, tergantung pasar, tergantung volume, atau manajemen hasil.

Aliran Pendapatan Model bisnis dapat melibatkan dua jenis Revenue Streams yang berbeda:

1. Pendapatan transaksi dihasilkan dari pembayaran pelanggan satu kali

2. Pendapatan berulang yang dihasilkan dari pembayaran berkelanjutan ke salah satu menyampaikan Proposisi Nilai kepada pelanggan atau memberikan pasca pembelian dukungan pelanggan

Ada beberapa cara untuk menghasilkan Aliran Pendapatan:

1. Penjualan aset

Revenue Stream yang paling banyak dipahami berasal dari menjual hak kepemilikan ke produk fisik. Amazon.com menjual buku, musik, elektronik konsumen, dan lebih banyak lagi secara online. Fiat menjual mobil, yang pembeli bebas mengemudi, menjual kembali, atau bahkan menghancurkan.

2. Biaya pemakaian

Aliran Pendapatan ini dihasilkan oleh penggunaan layanan tertentu. Semakin banyak layanan yang digunakan, maka lebih banyak pelanggan membayar. Operator telekomunikasi mungkin menagih pelanggan untuk jumlah menit yang dihabiskan teleponnya. Hotel membebankan pelanggan untuk nomor tersebut kamar malam digunakan. Layanan pengiriman paket membebankan biaya kepada pelanggan untuk pengiriman paket dari satu lokasi ke lokasi lain.

3. Biaya berlangganan

Aliran Pendapatan ini dihasilkan dengan menjual akses berkelanjutan ke layanan. Gym menjual anggotanya langganan bulanan atau tahunan dengan imbalan akses ke fasilitas latihannya. World of Warcraft Online, permainan komputer berbasis web, memungkinkan pengguna untuk melakukannya mainkan game online-nya dengan imbalan biaya berlangganan bulanan. Nokia’s Comes with Music memberikan layanan pengguna mengakses perpustakaan musik dengan biaya berlangganan.

4. Pinjaman / Menyewa

Aliran Penghasilan ini dibuat dengan memberikan sementara seseorang hak eksklusif untuk menggunakan aset tertentu untuk periode tertentu sebagai imbalan untuk biaya. Bagi pemberi pinjaman ini memberikan keuntungan pendapatan berulang. Penyewa atau penyewa, di sisi lain tangan, nikmati manfaat mengeluarkan biaya untuk hanya waktu yang terbatas daripada menanggung biaya kepemilikan penuh. Zipcar.com memberikan ilustrasi yang bagus. Perusahaan memungkinkan pelanggan untuk menyewa mobil jam di kota-kota Amerika Utara. Layanan Zipcar.com telah membuat banyak orang memutuskan untuk menyewa daripada beli mobil.

5. Perizinan

Aliran Penghasilan ini dihasilkan dengan memberikan pelanggan izin untuk menggunakan kekayaan intelektual yang dilindungi di menukar dengan biaya lisensi. Lisensi memungkinkan pemegang hak untuk menghasilkan pendapatan dari properti mereka tanpa harus membuat produk atau mengkomersialkan sebuah layanan. Perizinan adalah hal biasa di industri media, di mana pemilik konten memiliki hak cipta saat menjual lisensi penggunaan kepada pihak ketiga. Demikian pula dalam teknologi sektor, pemegang paten memberikan perusahaan lain hak untuk menggunakan teknologi yang dipatenkan dengan imbalan biaya lisensi.

6. Biaya broker

Aliran Pendapatan ini berasal dari intermediasi layanan yang dilakukan atas nama dua pihak atau lebih. Penyedia kartu kredit, misalnya, mendapat penghasilan dengan mengambil persentase dari nilai setiap penjualan transaksi yang dilakukan antara pedagang kartu kredit dan pelanggan. Perantara dan agen real estat menghasilkan komisi setiap kali mereka berhasil mencocokkan pembeli dan penjual.

7. Iklan

Aliran Pendapatan ini dihasilkan dari biaya iklan produk, layanan, atau merek tertentu. Secara tradisional, industri media dan penyelenggara acara sangat diandalkan pada pendapatan dari iklan. Dalam beberapa tahun terakhir lainnya sektor, termasuk perangkat lunak dan layanan, sudah mulai lebih mengandalkan pendapatan iklan.

Setiap Aliran Pendapatan mungkin memiliki harga yang berbeda mekanisme. Jenis mekanisme penetapan harga yang dipilih dapat membuat perbedaan besar dalam hal pendapatan yang dihasilkan. Ada dua jenis utama mekanisme penetapan harga: harga tetap dan dinamis.

6. Key Resources

Blok Bangunan Sumber Daya Utama menjelaskan aset terpenting yang diperlukan untuk membuat pekerjaan model bisnis. Setiap model bisnis membutuhkan Sumber Daya Utama.

Sumber daya ini memungkinkan perusahaan untuk membuat dan menawarkan Proposisi Nilai, menjangkau pasar, menjaga hubungan dengan Segmen Pelanggan, dan dapatkan penghasilan. Sumber Daya Utama yang Berbeda diperlukan tergantung pada jenis model bisnis. Pabrik microchip membutuhkan fasilitas produksi padat modal, sedangkan seorang desainer microchip lebih fokus pada sumber daya manusia.

Sumber daya utama dapat berupa fisik, keuangan, intelektual, atau manusia. Sumber daya utama dapat dimiliki atau disewa oleh perusahaan atau diperoleh dari mitra kunci.

Sumber Daya Utama dapat dikategorikan sebagai berikut:

1. Fisik

Kategori ini mencakup aset fisik seperti fasilitas manufaktur, bangunan, kendaraan, mesin, sistem, sistem titik penjualan, dan distribusi jaringan. Pengecer seperti Wal-Mart dan Amazon.com sangat bergantung pada sumber daya fisik, yang sering padat modal. Yang pertama memiliki global yang sangat besar jaringan toko dan infrastruktur logistik terkait. Yang terakhir ini memiliki IT, gudang, dan logistik yang luas infrastruktur.

2. Intelektual

Sumber daya intelektual seperti merek, hak milik pengetahuan, paten dan hak cipta, kemitraan, dan basis data pelanggan semakin penting komponen model bisnis yang kuat. Intelektual sumber daya sulit untuk dikembangkan tetapi ketika berhasil dibuat dapat memberikan nilai substansial. Konsumen perusahaan barang seperti Nike dan Sony sangat bergantung pada merek sebagai Sumber Daya Utama. Microsoft dan SAP tergantung pada perangkat lunak dan kekayaan intelektual terkait dikembangkan selama bertahun-tahun. Qualcomm, seorang desainer dan pemasok chipset untuk seluler broadband perangkat, membangun model bisnisnya di sekitar dipatenkan desain microchip yang menghasilkan substansial perusahaan biaya lisensi.

3. Manusia

Setiap perusahaan membutuhkan sumber daya manusia, tetapi orang sangat menonjol dalam bisnis tertentu model. Sebagai contoh, sumber daya manusia sangat penting dalam industri yang intensif pengetahuan dan kreatif. Perusahaan farmasi seperti Novartis, misalnya, sangat bergantung pada sumber daya manusia: model bisnisnya didasarkan pada pasukan ilmuwan yang berpengalaman dan tenaga penjualan yang besar dan terampil.

4. Keuangan

Beberapa model bisnis membutuhkan sumber keuangan dan / atau jaminan keuangan, seperti uang tunai, jalur kredit, atau kumpulan opsi saham untuk mempekerjakan karyawan kunci. Ericsson, produsen telekomunikasi, menyediakan contoh leverage sumber daya keuangan dalam model bisnis. Ericsson dapat memilih untuk meminjam dana dari bank dan pasar modal, lalu gunakan sebagian dari hasil untuk menyediakan pembiayaan vendor untuk peralatan pelanggan, sehingga memastikan bahwa pesanan dilakukan Ericsson bukannya pesaing.

7. Key Activities

Blok Bangunan Aktivitas Utama menjelaskan hal terpenting yang harus dilakukan perusahaan untuk membuat model bisnisnya berfungsi

Setiap model bisnis membutuhkan sejumlah Aktivitas Utama. Ini adalah tindakan paling penting yang harus dilakukan perusahaan untuk beroperasi berhasil. Seperti Sumber Daya Utama, mereka diwajibkan untuk membuat dan menawarkan Proposisi Nilai, menjangkau pasar, mempertahankan Pelanggan Hubungan, dan dapatkan penghasilan. Dan seperti Sumber Daya Utama, Kunci Dier aktivitas tergantung pada tipe model bisnis. Untuk perangkat lunak pembuat Microsoft, Kegiatan Utama meliputi pengembangan perangkat lunak.

Untuk produsen PC Dell, Aktivitas Utama mencakup rantai pasokan pengelolaan. Untuk konsultasi McKinsey, Kegiatan Utama meliputi penyelesaian masalah.

Kegiatan utama dapat dikategorikan sebagai berikut:

1. Produksi

Kegiatan-kegiatan ini berkaitan dengan merancang, membuat, dan mengirimkan produk dalam jumlah besar dan / atau berkualitas unggul. Aktivitas produksi mendominasi model bisnis perusahaan manufaktur.

2. Penyelesaian masalah

Aktivitas utama dari tipe ini berhubungan dengan memunculkan solusi baru untuk masalah pelanggan individu. Operasi konsultasi, rumah sakit, dan lainnya organisasi jasa biasanya didominasi oleh kegiatan pemecahan masalah. Model bisnis mereka memanggil untuk kegiatan seperti manajemen pengetahuan dan pelatihan terus menerus.

3. Platform / jaringan

Model bisnis yang dirancang dengan platform sebagai Kunci Sumber daya didominasi oleh kegiatan utama yang terkait dengan platform atau jaringan. Jaringan, perjodohan platform, perangkat lunak, dan bahkan merek dapat berfungsi sebagai sebuah platform. Model bisnis eBay mengharuskan perusahaan terus mengembangkan dan memelihara platformnya: situs Web di eBay.com. Model bisnis Visa membutuhkan kegiatan yang terkait dengan kartu kredit Visa® platform transaksi untuk pedagang, pelanggan, dan bank. Model bisnis Microsoft memerlukan pengelolaan antarmuka antara perangkat lunak vendor lain dan Platform sistem operasi Windows®. Aktivitas utama dalam kategori ini berkaitan dengan manajemen platform, penyediaan layanan, dan promosi platform.

8. Key Partnerships

Blok Bangunan Kemitraan Kunci menjelaskan jaringan pemasok dan mitra yang membuat karya model bisnis

Perusahaan menjalin kemitraan karena berbagai alasan, dan kemitraan menjadi landasan banyak model bisnis. Perusahaan membuat aliansi untuk mengoptimalkan model bisnis mereka, mengurangi risiko, atau memperoleh sumber daya.

Kita dapat membedakan antara empat jenis kemitraan yang berbeda:

1. Aliansi strategis antara non-pesaing

2. Coopetition: kemitraan strategis antar pesaing

3. Usaha patungan untuk mengembangkan bisnis baru

4. Hubungan pembeli-pemasok untuk memastikan pasokan yang dapat diandalkan

Berguna untuk membedakan antara tiga motivasi untuk menciptakan kemitraan:

1. Optimalisasi dan skala ekonomis

Bentuk paling dasar dari kemitraan atau pembeli-pemasok hubungan dirancang untuk mengoptimalkan alokasi sumber daya dan kegiatan. Tidak masuk akal bagi perusahaan untuk memiliki semua sumber daya atau melakukan setiap kegiatan dengan sendirinya. Optimalisasi dan ekonomi kemitraan skala adalah biasanya dibentuk untuk mengurangi biaya, dan sering melibatkan outsourcing atau berbagi infrastruktur.

2. Pengurangan risiko dan ketidakpastian

Kemitraan dapat membantu mengurangi risiko secara kompetitif lingkungan yang ditandai oleh ketidakpastian. Bukan itu tidak biasa bagi pesaing untuk membentuk aliansi strategis dalam satu bidang sambil bersaing di bidang lain. Blu-ray, untuk contoh, adalah format cakram optik yang dikembangkan bersama oleh sekelompok produsen elektronik, komputer pribadi, dan produsen media terkemuka di dunia. Kelompok ini bekerja sama untuk menghadirkan teknologi Blu-ray pasar, namun anggota individu bersaing dalam penjualan produk Blu-ray mereka sendiri.

3. Akuisisi sumber daya dan aktivitas tertentu

Beberapa perusahaan memiliki semua sumber daya atau melakukan semua kegiatan yang dijelaskan oleh model bisnis mereka. Sebaliknya, mereka memperluas kemampuan mereka sendiri dengan mengandalkan pada perusahaan lain untuk memberikan sumber daya tertentu atau melakukan aktivitas tertentu. Kemitraan semacam itu bisa saja termotivasi oleh kebutuhan untuk memperoleh pengetahuan, lisensi, atau akses ke pelanggan. Produsen ponsel, misalnya, dapat melisensikan sistem operasi untuk handset daripada mengembangkan satu di rumah. Sebuah perusahaan asuransi dapat memilih untuk mengandalkan broker independen menjual kebijakannya daripada mengembangkan tenaga penjualannya sendiri.

9. Cost Structure

Struktur Biaya menggambarkan semua biaya yang dikeluarkan untuk mengoperasikan model bisnis

Blok bangunan ini menjelaskan biaya paling penting yang dikeluarkan saat beroperasi di bawah model bisnis tertentu. Menciptakan dan memberikan nilai, mempertahankan Hubungan Pelanggan, dan menghasilkan pendapatan semua biaya yang dikeluarkan. Biaya seperti itu dapat dihitung dengan relatif mudah setelah mendefinisikan Sumber Daya Utama, Kegiatan Utama, dan Kemitraan Kunci. Namun, beberapa model bisnis lebih didorong oleh biaya daripada yang lain. Apa yang disebut maskapai “tanpa embel-embel”, misalnya, telah membangun model bisnis seluruhnya di sekitar Struktur Biaya rendah.

Cukup alami, biaya harus diminimalkan di setiap model bisnis. Tetapi Struktur Biaya rendah lebih penting untuk beberapa model bisnis daripada yang lain. Karena itu dapat berguna untuk membedakan keduanya kelas luas model bisnis Struktur Biaya: didorong oleh biaya dan didorong oleh nilai (banyak model bisnis jatuh di antara dua ekstrem ini):

1. Didorong oleh biaya

Model bisnis yang didorong oleh biaya berfokus pada meminimalkan biaya sedapat mungkin. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan dan memelihara yang paling ramping mungkin Struktur Biaya, menggunakan Proposisi Nilai harga rendah, otomatisasi maksimum, dan outsourcing yang luas. Tanpa embel-embel maskapai, seperti Southwest, easyJet, dan Ryanair melambangkan model bisnis yang didorong oleh biaya.

2. Didorong oleh nilai

Beberapa perusahaan kurang peduli dengan biaya implikasi dari desain model bisnis tertentu, dan alih-alih fokus pada penciptaan nilai. Nilai Premium Proposisi dan layanan personalisasi tingkat tinggi biasanya mencirikan model bisnis yang didorong oleh nilai. Hotel mewah, dengan fasilitas mewah dan eksklusif layanan, termasuk dalam kategori ini.

Struktur Biaya dapat memiliki karakteristik sebagai berikut:

– Biaya tetap

Biaya yang tetap sama meskipun volume barang atau jasa yang diproduksi. Contohnya termasuk gaji, sewa, dan fasilitas manufaktur fisik. Beberapa bisnis, seperti perusahaan manufaktur, adalah ditandai dengan proporsi tinggi dari biaya tetap.

– Biaya variabel

Biaya yang bervariasi secara proporsional dengan volume barang atau jasa yang diproduksi. Beberapa bisnis, seperti festival musik, ditandai oleh proporsi yang tinggi biaya variabel.

– Skala ekonomi

Keuntungan biaya yang dinikmati bisnis sebagai hasilnya mengembang. Perusahaan yang lebih besar, misalnya, mendapat manfaat dari tingkat pembelian massal yang lebih rendah. Ini dan faktor lainnya menyebabkan biaya rata-rata per unit turun saat output naik.

– Ekonomi ruang lingkup

Keuntungan biaya yang dinikmati bisnis karena lebih besar ruang lingkup operasi. Dalam sebuah perusahaan besar, misalnya, kegiatan pemasaran yang sama atau Saluran Distribusi dapat mendukung banyak produk.

Contoh: Model Bisnis Apple iPod / iTunes

Pada tahun 2001 Apple meluncurkan merek iPod portable media player. Perangkat berfungsi bersama dengan perangkat lunak iTunes yang memungkinkan pengguna untuk mentransfer musik dan konten lainnya dari iPod ke komputer. Perangkat lunak ini juga menyediakan koneksi yang mulus  ke toko online Apple sehingga pengguna dapat membeli dan unduh konten. Kombinasi ampuh perangkat, perangkat lunak, dan toko online dengan cepat mengganggu industri musik dan memberi Apple posisi pasar yang dominan. Namun Apple bukan perusahaan pertama yang membawa media player portabel ke pasar. Pesaing seperti Diamond Multimedia, dengan merek Rio media player portabel, berhasil sampai mereka dikalahkan oleh Apple.

Bagaimana Apple mencapai dominasi seperti itu? Karena itu bersaing dengan model bisnis yang lebih baik. Yang satu tangan, itu memberi pengguna pengalaman musik yang mulus oleh menggabungkan perangkat iPod yang dirancang khusus dengan Perangkat lunak iTunes dan toko online iTunes. Apel Proposisi Nilai adalah untuk memungkinkan pelanggan dengan mudah cari, beli, dan nikmati musik digital. Di samping itu, untuk membuat Proposisi Nilai ini dimungkinkan, Apple harus menegosiasikan kesepakatan dengan semua perusahaan rekaman besar untuk buat perpustakaan musik online terbesar di dunia. Twist? Apple menghasilkan sebagian besar yang berhubungan dengan musik pendapatan dari penjualan iPod, saat menggunakan integrasi dengan toko musik online untuk melindungi dirinya dari pesaing.